Dieng, 5 Maret 2026 – Ahmad Fakhri Fadhlurrahman Jaelani, atau yang akrab disapa Fakhri, berhasil mencatat prestasi heroik dengan mendaki Gunung Sumbing melalui jalur via Batusari dan mengibarkan bendera Merah Putih di puncak pada Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025. Pendakian ini bukan perkara mudah; Fakhri harus melewati empat puncak berurutan dengan tantangan ekstrem yang menguji batas fisik dan mentalnya.
Mulai dari pos pendakian Batusari di lereng Gunung Sindoro-Sumbing, Fakhri memulai aksinya pukul 09.00 siang sampai pos sunrise camp pukul 03.00 sore . Jam 02.00 dini hari Fakhri bersama kelompok kecilnya bangun dan melakukan summit dengan hari gelap gulita danJalur ini dikenal sebagai salah satu rute tersulit di kawasan gunung , Jawa Tengah, dengan medan berbatu tajam, tanjakan curam, dan kabut tebal yang menyelimuti. “Saya harus melewati Puncak 1 (batu singa) yang penuh bebatuan licin, lalu Puncak 2 ( puncak kekawah) dengan angin kencang hingga 50 km/jam, lalu puncak 3 ( puncak sejati )
Dan berhasil sampai puncak ke-4 ( puncak rajawali)
” cerita Fakhri saat dihubungi usai turun gunung.
Tantangan memuncak di Puncak 3 (Puncak sejati) dan Puncak 4 (Puncak rajawali), di mana Fakhri menghadapi angin kencang dan suhu minus hampir membekukan. Kelelahan ekstrem membuatnya hampir menyerah, tapi semangat 17 Agustus menjadi penyemangat utama. “Saya bawa bendera Merah Putih sepanjang perjalanan. Di puncak utama Gunung Sumbing (3.371 mdpl), saya kibarkannya sambil bernyanyi Indonesia Raya. Rasanya seperti merebut kemerdekaan ulang,” ujar pemuda asal Jawa Barat berusia 17 tahun ini.
Pendakian solo Fakhri memakan waktu 12 jam pulang-pergi, dengan total jarak 18 kilometer. Ia membawa perbekalan minimalis: tenda, sleeping bag, makanan instan, dan obat-obatan dasar. “Ini bukti bahwa pemuda kita bisa berprestasi dengan tekad kuat, meski tanpa tim besar, ( hanya kelompok kecil dan trip” tambahnya). Prestasi ini langsung viral di media sosial, menginspirasi ribuan netizen untuk lebih mencintai alam dan sejarah bangsa.
Kepala Dinas Pariwisata Wonosobo, Budi Santoso, memuji aksi Fakhri. “Pendakian ini mempromosikan wisata petualangan Dieng sekaligus membangkitkan nasionalisme. Kami akan fasilitasi Fakhri untuk berbagi pengalaman di sekolah-sekolah,” katanya.
Fakhri, pelajar SMAN 1 PARAKANSALAKK yang hobi pendakian, berjanji akan mengulang prestasi serupa di gunung lain. Kisahnya mengingatkan bahwa di balik setiap puncak ada perjuangan, seperti para pahlawan kita dulu.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































