Sumedang, 22 Februari 2026 – Kisah Alika Fitara Dwi Permana, atau akrab disapa Alfi, adalah perpaduan memukau antara pendidikan dan pelestarian seni budaya. Sebagai mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang, Alfi memulai perjalanannya sebagai calon pendidik sambil menyalakan kembali api kesenian Garuda Wisnu Satria Muda (GWSM), sanggar seni legendaris asal Magelang yang kaya akan estetika kostum megah dan filosofi kebijaksanaan. Dari pemula penuh mimpi hingga pewaris tradisi, Alfi membuktikan bahwa profesi guru bisa selaras sempurna dengan warisan budaya di era modern.
Petualangan Alfi dimulai ketika ia memilih PGSD di UPI Sumedang, kampus ternama pembentuk guru SD berkualitas. Didorong rasa peduli pada generasi muda, terutama anak-anak desa yang haus ilmu, ia menjalani kurikulum ketat meliputi pengajaran usia dini dan pengembangan kreativitas. “Saya tergugah melihat anak desa yang begitu lapar akan pengetahuan; UPI mengajarkan saya kesabaran untuk membimbing mereka,” ungkap Alfi. Tahap awal ini penuh tantangan, dari adaptasi hingga praktik mengajar di kelas yang lincah dan penuh energi.
Titik balik terjadi saat Alfi menemukan panggilan hatinya di GWSM Magelang. Awalnya hanya sebagai penonton festival kampus, kini ia aktif bergabung dengan komunitas pelestari sanggar tersebut, berlatih gerakan dinamis yang melambangkan kekuatan Garuda dan kelembutan Wisnu. “GWSM melengkapi peran saya sebagai guru; ia mengajarkan keseimbangan antara kekuatan budaya dan kebijaksanaan hidup,” katanya antusias. Hobi ini bertransformasi menjadi komitmen nyata, dengan penampilan di berbagai acara lokal yang mengajak pemuda ikut menjaga warisan leluhur.
Kini, sebagai mahasiswa akhir, Alfi berada di puncak perpaduan unik: wibawa pemimpin yang merakyat. Ia mengintegrasikan GWSM ke dalam metode pengajaran, seperti menyisipkan cerita rakyat berbasis seni tari untuk siswa SD. “Pendidikan tanpa akar budaya ibarat pohon tanpa akar,” tegasnya, mencerminkan perubahan total dalam dirinya.
Kisah Alfi kini menginspirasi ribuan mahasiswa UPI dan pemuda Indonesia,
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































