Riau, 21 Februari 2026 – Dunia sepak bola lokal kembali bercahaya dengan munculnya talenta muda berbakat. M. Akbar, kiper berusia 19 tahun asal Kecamatan Batang Tuaka, Riau, menjadi sorotan setelah penampilan gemilangnya membela tim Tarkam di berbagai kompetisi regional.
Akbar, yang lahir dan besar di wilayah pedalaman Riau yang kaya akan semangat juang, memulai karir sepak bolanya sejak usia remaja. Dengan reflek tangan yang tajam dan insting penyelamatan yang luar biasa, ia berhasil menjaga gawang Tarkam dari kebobolan di sejumlah pertandingan krusial. “Saya bangga bisa mewakili daerah saya. Sepak bola adalah cara saya berkontribusi untuk pemuda Riau,” ujar Akbar saat ditemui usai latihan di Tasik Raya.
Prestasi Akbar tidak hanya sebatas lapangan. Sebagai putra daerah Batang Tuaka, ia menjadi inspirasi bagi generasi muda di sekitarnya untuk mengejar mimpi di tengah keterbatasan fasilitas. Pelatih Tarkam, yang enggan disebut namanya, memuji kiper ini sebagai “masa depan timnas lokal”. Dengan umur masih belia, Akbar diproyeksikan ikut kompetisi tingkat provinsi tahun ini.
Kisah M. Akbar mengingatkan kita bahwa bakat olahraga bisa lahir dari mana saja, termasuk pelosok Riau. Pemda setempat diharapkan lebih perhatian pada atlet muda seperti dia untuk menggali potensi emas daerah.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































