Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu kembali melaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keluarga, Kamis (05/03). Kegiatan ini merupakan hari kedua dari rangkaian kegiatan buka puasa bersama yang digelar selama tiga hari berturut-turut hingga Jumat (06/03).
Pada hari pertama, kegiatan dilaksanakan untuk WBP Blok C (pidana umum), sementara pada hari kedua ini kesempatan diberikan kepada WBP Blok A (narapidana kasus narkotika) untuk berbuka puasa bersama keluarga mereka di lingkungan Lapas Bengkulu.
Kegiatan ini merupakan arahan langsung Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, sebagai bagian dari program pembinaan yang mengedepankan pendekatan humanis serta memperkuat hubungan kekeluargaan bagi warga binaan, khususnya di bulan suci Ramadan.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kegiatan diisi dengan penampilan live music dari Lanting Band yang membawakan lagu-lagu religi sehingga menghadirkan nuansa syahdu dan penuh kebersamaan. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan tausiyah singkat (kultum) yang disampaikan oleh ustaz dari luar lapas, yang mengajak seluruh warga binaan dan keluarga untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki akhlak, serta memperkuat hubungan keluarga.
Saat azan Magrib berkumandang, suasana haru pun terasa. Para warga binaan bersama keluarga tampak menikmati hidangan berbuka puasa sederhana sambil berbagi cerita dan melepas rindu dalam suasana yang tertib dan penuh kehangatan.
Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif, Lapas Bengkulu juga mendapat dukungan pengamanan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI). Sinergi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas serta ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan yang menitikberatkan pada pentingnya dukungan keluarga dalam proses perubahan diri.
“Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih humanis di dalam lapas, terutama di bulan Ramadan. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membangun motivasi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan pengawasan petugas serta tetap mengedepankan standar operasional prosedur yang berlaku. Para keluarga juga diimbau untuk mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan demi kelancaran serta keamanan bersama.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu berharap nilai kebersamaan, kasih sayang, serta penguatan moral dapat terus tumbuh, sehingga proses pembinaan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan setiap warga binaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































