Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan coffee morning bersama Pejabat Manajerial dan Pegawai di Gazebo Lapas, Rabu (24/12). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana santai, interaktif, dan harmonis, namun tetap fokus pada pembahasan hal-hal strategis demi kemajuan organisasi.
Dalam kegiatan tersebut, Pejabat Manajerial bersama seluruh pegawai membahas sejumlah agenda penting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, di antaranya teknis pelaksanaan layanan kunjungan, persiapan perayaan Hari Raya Natal, serta kesiapan pengamanan dan pelayanan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Coffee morning ini menjadi wadah untuk membangun komunikasi yang efektif, saling bertukar pendapat, serta menyampaikan masukan dan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan gambaran bersama sekaligus saling mengingatkan arah dan tujuan organisasi dalam laju peningkatan kinerja serta pelayanan publik yang prima.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang kolaboratif, solid, dan selaras dalam mendukung tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya di Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu sebagai bagian dari ASN Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































