Sulawesi Selatan, 30 Agustus 2025 – Dalam rangka menjaga kedamaian dan persatuan di tengah dinamika sosial yang berkembang di wilayah ini, Organisasi Kepemudaan (OKP) Lintas Iman Sulawesi Selatan mengeluarkan pernyataan sikap yang menegaskan komitmen mereka terhadap nilai-nilai agama, toleransi, dan kebersamaan antarumat beragama. Melalui pernyataan sikap ini, OKP Lintas Iman Sulawesi Selatan menyuarakan pentingnya menjaga kedamaian dan menanggapi isu-isu yang dapat merusak persatuan masyarakat. Pernyataan sikap tersebut juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga kerukunan dalam keberagaman.
1. Turut Berduka Cita
OKP Lintas Iman menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat insiden yang terjadi di beberapa tempat baru-baru ini. Mereka juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan agar para korban mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.
2. Menyerukan Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi
Organisasi ini menyerukan kepada seluruh umat lintas iman di wilayah Sulawesi Selatan untuk tetap menahan diri dan menjaga ketenangan. Mereka mengingatkan agar tidak terprovokasi oleh isu-isu, ajakan, atau informasi yang tidak jelas kebenarannya. Dengan mengedepankan media sosial yang bijak, mereka berharap dapat mencegah terjadinya konflik yang lebih besar akibat hoaks atau informasi yang tidak akurat.
3. Mengingatkan Kewaspadaan terhadap Upaya Adu Domba
OKP Lintas Iman juga mengingatkan seluruh umat beragama untuk tetap waspada terhadap segala bentuk provokasi, terutama yang berusaha memecah belah masyarakat dengan isu agama, ras, atau budaya. Mereka menyerukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang berusaha menciptakan ketegangan.
4. Menolak Segala Bentuk Kekerasan dan Anarkisme
Organisasi ini dengan tegas menolak segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal, yang dapat merusak kedamaian dan persatuan. Mereka menyerukan agar setiap individu menghormati perbedaan dan tidak menganggap kekerasan sebagai solusi dalam menghadapi perbedaan pendapat.
5. Mengajak Pemimpin dan Aparat Bersikap Adil dan Bijaksana
OKP Lintas Iman meminta para pemimpin dan aparat pemerintahan untuk menjalankan tugasnya dengan adil dan bijaksana. Mereka diharapkan dapat mendengarkan aspirasi masyarakat dan mengambil keputusan yang mengutamakan kesejahteraan bersama, serta menjaga kepercayaan publik.
6. Mengajak Masyarakat Lintas Iman untuk Memperkuat Persatuan dan Solidaritas dalam Bingkai Kemanusiaan
OKP Lintas Iman mengajak seluruh pemuda lintas iman di Sulawesi Selatan untuk memperkuat persatuan, toleransi, dan solidaritas tanpa membedakan agama, suku, atau golongan. Mereka percaya bahwa dengan semangat kebersamaan, Sulawesi Selatan dapat menjadi contoh wilayah yang harmonis dan moderat.
7. Berharap Pemimpin Republik Indonesia Menjadi Teladan dalam Mengelola Perbedaan
Akhirnya, OKP Lintas Iman berharap para pemimpin nasional dapat menunjukkan kepemimpinan yang bijaksana dan mampu mengelola keberagaman secara konstruktif. Mereka meminta agar pemimpin negara terus mengedepankan dialog dan penyelesaian damai dalam mengatasi perbedaan yang ada.
Demikian pernyataan sikap ini disampaikan, dengan harapan agar masyarakat Sulawesi Selatan dapat terus menjaga persatuan dan kedamaian, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang harmonis dan penuh toleransi. OKP Lintas Iman Sulawesi Selatan juga mengajak semua pihak untuk mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini.
Pernyataan dari Ketua Gemabudhi Sulawesi Selatan, Enrique Justine Sun, S.Kom., C.DhA.
“Sebagai Ketua Gemabudhi Sulawesi Selatan, saya ingin menegaskan kembali komitmen kami untuk terus mendukung upaya-upaya yang menjaga kedamaian dan harmoni di wilayah ini. Kami percaya bahwa dengan semangat toleransi, saling menghormati, dan berbagi kasih sayang antarumat beragama, kita dapat menciptakan Sulawesi Selatan sebagai contoh daerah yang hidup dalam kedamaian. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang bisa memecah belah, dan agar kita tetap menjaga persatuan demi kesejahteraan bersama. Dalam setiap langkah, kami di Gemabudhi Sulawesi Selatan akan terus mendorong dialog yang konstruktif dan mendukung kolaborasi antar umat beragama untuk memastikan terciptanya lingkungan yang aman dan penuh kasih.”