Program Sahabat Sekolah Dasar (SSD) yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bertujuan membentuk karakter peserta didik sejak usia dini melalui pembiasaan positif dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Salah satu implementasinya adalah Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang menekankan pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara terpadu. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan sekolah untuk tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga membangun sikap disiplin, tanggung jawab, dan perilaku positif pada peserta didik.
PENDEKATAN BEHAVIORISME
Meskipun pendekatan behaviorisme efektif dalam membentuk perilaku melalui pembiasaan dan penguatan, proses internalisasi nilai tetap memerlukan pendampingan afektif dan keteladanan agar perilaku positif tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari karakter siswa.
PERKEMBANGAN INDIVIDU
pada usia sekolah dasar, anak berada pada tahap industry vs inferiority (Erikson), di mana pengalaman berhasil dan penghargaan berperan penting dalam membangun rasa percaya diri dan kompetensi. Penghargaan yang diterima siswa memperkuat perasaan mampu dan dihargai, sehingga mendukung perkembangan konsep diri yang positif.
CIRI – CIRI PERKEMBANGAN INDIVIDU
Perubahan perilaku siswa yang tampak menunjukkan bahwa pembiasaan dan penguatan yang konsisten mampu membentuk disiplin dan tanggung jawab. Namun, keberlanjutan perilaku tersebut sangat bergantung pada konsistensi lingkungan sekolah dan dukungan dari keluarga di rumah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BELAJAR MENURUT BEHAVIORISME
Menurut teori behaviorisme, belajar terjadi melalui hubungan stimulus dan respons. Aturan, instruksi, dan keteladanan memicu perilaku belajar, sementara penguatan positif maupun negatif mempertahankannya. Pengulangan serta dukungan lingkungan sekolah dan keluarga mempercepat terbentuknya kebiasaan, sehingga perilaku berkonsekuensi positif cenderung bertahan dan yang berkonsekuensi negatif menurun.
PERAN ASPEK PSIKOLOGIS
Aspek afektif dalam kegiatan pemberian penghargaan terlihat dari munculnya rasa bangga, dihargai, dan meningkatnya motivasi belajar siswa.
Aspek kognitif terlihat ketika siswa memahami hubungan antara usaha dan hasil, memproses aturan serta tujuan kegiatan, dan mengembangkan cara berpikir logis bahwa perilaku positif membawa manfaat.
Sementara itu, aspek psikomotor terlihat melalui tindakan nyata seperti berbaris, menerima piagam, menjaga kerapian, serta keterampilan fisik.
KESIMPULAN
Pemberian penghargaan dalam Program Sahabat Sekolah Dasar melalui kebiasaan 7 Anak Indonesia Hebat menjadi wujud apresiasi nyata atas usaha siswa. Apresiasi ini menumbuhkan motivasi, kepercayaan diri, dan semangat belajar. Dukungan guru, sekolah dan keluarga berperan penting dalam membentuk karakter positif serta kebiasaan belajar yang baik. Peliputan media memperkuat rasa bangga dan mendorong terciptanya budaya belajar yang apresiatif dan inspiratif.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































