Kepulauan Seribu — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) melanjutkan upaya penguatan pembelajaran robotika bagi pelajar di wilayah Kepulauan Seribu melalui kegiatan edukatif yang diselenggarakan di SMPN 133 Jakarta dan SMAN 69 Jakarta, Kepulauan Seribu pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat, bersama Divisi Instruktur Robotik Ilham Faizal serta Bidang Sekretariat Almer Bara Muhammad. Kehadiran tim PRSI disambut hangat oleh perwakilan sekolah sekaligus guru, Yutik Wulandari, serta para siswa yang menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pembelajaran berlangsung.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang sebelumnya mengunjungi kedua sekolah tersebut dan mendorong penguatan pembelajaran robotika di lingkungan pendidikan setempat. Sebagai respons atas arahan tersebut, PRSI menghadirkan program Robotika untuk Negeri sebagai bentuk pemerataan akses pendidikan teknologi, khususnya bagi daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas. Selain memberikan materi pembelajaran kepada siswa, kegiatan ini juga mencakup penyerahan alat peraga robotik serta pelatihan gratis bagi guru guna memastikan keberlanjutan implementasi pembelajaran di sekolah.

Dalam kesempatan itu, Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi terhadap perhatian yang diberikan oleh Wapres Gibran Rakabuming terhadap sektor pendidikan di Kepulauan Seribu, terutama dalam membuka peluang pengenalan teknologi bagi sekolah yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Ia menegaskan bahwa melalui program Robotika untuk Negeri, PRSI berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang memungkinkan siswa mengenal teknologi masa depan, mulai dari robotika hingga kecerdasan buatan dan pemrograman, sekaligus membangun ekosistem robotika lokal yang berpotensi memberikan dampak pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi wilayah.
“Tentunya kami sampaikan terima kasih kepada Mas Wapres yang sudah memperhatikan saudara-saudara kita di Pulau Seribu, khususnya di sektor pendidikan. Misi kami di PRSI juga ingin memberikan kontribusi kepada sekolah-sekolah yang belum tersentuh pendidikan robotika, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Semoga dengan berjalannya program Robotika untuk Negeri di Pulau Seribu, para siswa dapat belajar teknologi—khususnya robotik, AI, dan coding—serta membangun ekosistem robotika yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.” ujar wahyu
Dari pihak sekolah, Yutik Wulandari juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam memperkuat pendidikan di Kepulauan Seribu, khususnya di SMAN 69 Jakarta. Ia menilai program pembelajaran robotika yang dihadirkan oleh Persatuan Robotika Seluruh Indonesia membuka peluang berharga bagi siswa untuk mengenal teknologi masa depan. Tidak hanya melalui pelatihan, manfaat program juga dirasakan melalui penyediaan alat peraga serta pendampingan yang diberikan kepada guru dan siswa. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berjalan dan memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wakil Presiden atas perhatian dan dukungannya terhadap sekolah-sekolah di Pulau Seribu, khususnya SMAN 69 Jakarta. Kehadiran program pembelajaran robotika ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa kami untuk mengenal teknologi masa depan. Kami juga berterima kasih kepada PRSI yang telah menghadirkan pelatihan, alat peraga, serta pendampingan bagi guru dan siswa. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberi manfaat besar bagi perkembangan pendidikan di lingkungan kami.” pungkas yutik

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Persatuan Robotika Seluruh Indonesia berharap pembelajaran robotika dapat menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai daerah serta memperluas literasi teknologi di kalangan generasi muda. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada pengenalan robotika, kecerdasan buatan, dan pemrograman, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas tenaga pendidik serta dukungan sarana pembelajaran agar terbentuk ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan kompetitif di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































