Jakarta, 15 Febuari 2026 –Prestasi membanggakan kembali diraih oleh generasi muda dari Kabupaten Sumedang pada tahun 2024. Rizki Nur Ramdhani Mulyadi, siswa kelahiran 6 Oktober 2007 dari SMAN 1 Sumedang, berhasil terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Provinsi Jawa Barat. Ia menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Sumedang yang bertugas di tingkat provinsi tahun tersebut, sebuah pencapaian yang menunjukkan dedikasi, disiplin, serta kualitas generasi muda daerah.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Rizki bertugas di ibu kota provinsi, yakni Kota Bandung, tepatnya di Lapangan Gasibu kawasan Gedung Sate. Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, sebagai inspektur upacara. Momentum ini menjadi pengalaman berharga bagi Rizki karena ia terlibat dalam upacara resmi yang sarat makna kebangsaan serta disaksikan oleh jajaran pemerintah provinsi dan masyarakat luas.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi momen penting bagi SMAN 1 Sumedang. Setelah beberapa tahun tidak ada siswa yang berhasil menembus Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Barat, pada 2024 sekolah tersebut kembali mampu mencetak wakil terbaiknya. Hal ini menjadi bukti bahwa pembinaan disiplin, kepemimpinan, dan semangat nasionalisme di lingkungan sekolah berjalan dengan baik.
Selain prestasi di tingkat provinsi, Kabupaten Sumedang juga mencatat sejarah di tingkat nasional. Sofia Sahla, siswi dari SMAN Situraja, terpilih sebagai Paskibraka nasional tahun 2024 dan bertugas di Ibu Kota Nusantara. Ia menjadi putri pertama asal Sumedang yang bertugas di ibu kota negara baru tersebut, mewakili Provinsi Jawa Barat sekaligus Kabupaten Sumedang. Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di tingkat nasional dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara, menjadikan tugas Sofia sebagai bagian dari momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Perjalanan menuju Paskibraka, baik di tingkat provinsi maupun nasional, tentu tidak mudah. Para peserta harus melalui tahapan seleksi yang ketat mulai dari sekolah, kabupaten, hingga provinsi dengan penilaian pada aspek fisik, mental, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan. Dukungan keluarga, sekolah, pelatih, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan mereka.
Prestasi Rizki di tingkat provinsi dan Sofia di tingkat nasional diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi. Keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik sekolah, daerah, dan masyarakat Sumedang di tingkat yang lebih luas.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































