Tahukah kamu bahwa di balik warna eksotisnya buah naga, tampilannya yang unik, tersimpan kisah luar biasa yang mengagumkan. Warna merah menawan pada buah naga tidak hanya berperan sebagai daya tarik visual, tetapi juga mencerminkan kandungan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Pigmen alami seperti betalain dan antosianin yang terdapat pada buah naga.
Buah naga (Hylocereus sp.) merupakan komoditas buah tropis yang termasuk ke dalam famili Cactaceae, yang berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Amerika Selatan, kemudian dibudidayakan secara luas di daerah beriklim tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Buah ini memiliki karakteristik khas berupa kulit bersisik menyerupai sisik naga dengan daging buah berwarna putih, merah, atau ungu sesuai dengan jenisnya. Warna daging buah yang mencolok terutama dipengaruhi oleh keberadaan pigmen alami betalain, khususnya betasianin, yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Secara nutrisi, buah naga mengandung kadar air yang tinggi, karbohidrat, serat pangan, vitamin seperti vitamin C dan vitamin B kompleks, serta mineral penting antara lain kalsium, fosfor, dan zat besi. Biji-biji kecil yang terdapat pada daging buah naga juga berperan sebagai sumber asam lemak esensial yang bermanfaat bagi kesehatan.
Manfaat buah naga bagi kesehatan telah banyak dibuktikan melalui berbagai penelitian. Kandungan seratnya berperan dalam meningkatkan fungsi pencernaan, mencegah terjadinya sembelit, serta mendukung keseimbangan mikroflora usus. Senyawa antioksidan seperti betalain dan vitamin C berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit degeneratif. Selain itu, konsumsi buah naga berpotensi membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol, yang berkontribusi terhadap pencegahan penyakit metabolik dan kardiovaskular. Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya juga berperan dalam meningkatkan sistem imun, menjaga kesehatan kulit, serta mendukung proses metabolisme tubuh secara keseluruhan.
Daftar pustaka
Nasrullah, N., Husain, H., dan Syahrir, M. 2020. Pengaruh suhu dan waktu pemanasan terhadap stabilitas pigmen antosianin ekstrak asam sitrat kulit buah naga merah (Hylocereus polyrizus) dan aplikasi pada bahan pangan. Chemica.Vol 21(2): 150-162.
Sari, Y. 2018. Pengaruh pemanasan terhadap kestabilan pigmen betalain Dari buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia.Vol.2(1): 37-42.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































