Palopo, 24 Maret 2026- Masyarakat di wilayah Kambo, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo, melaksanakan kegiatan gotong royong untuk memperbaiki jalan rusak pada Selasa, 24 Maret 2026, pukul 08.00-17:00 WITA. Kegiatan ini dilakukan secara mandiri masyarakat kelurahan kambo.
Aksi ini menjadi bentuk nyata dari masyarakat terhadap kondisi infrastruktur yang telah lama dibiarkan rusak tanpa penanganan. Jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah justru diperbaiki secara swadaya oleh warga dengan kemampuan terbatas.
Tokoh pemuda setempat,yusuf pandu menyampaikan bahwa langkah ini diambil karena kondisi jln parah dan berlubang,dan kerap terjadi kecelakaan warga dan pengguna jln Poros kambo
“Ini bukan baru terjadi. Jalan ini sudah lama rusak, dan kami sudah berulang kali menyampaikan ke pihak kelurahan maupun ke dewan lewat Musrembang kecamatan. Tapi sampai hari ini tidak ada realisasi. Jadi kami tidak bisa terus menunggu,” ujarnya di sela kegiatan.
Sejumlah Pemuda organisasi pemuda kambo (OPK)yang terlibat juga mengungkapkan kekecewaan yang sama. Mereka menilai pemerintah terkesan abai terhadap kebutuhan dasar masyarakat, meskipun keluhan telah sering disampaikan.
“Kami sudah capek berharap. Jalan ini dipakai setiap hari, tapi dibiarkan rusak begitu saja. Akhirnya kami sendiri yang harus turun tangan,dan salah satu bentuk kecintaan kami ke kampung halaman dan menguatkan kembali budaya gotong royong di kampung” ungkap Adit setiawan.
Sebelumnya, masyarakat sempat menerima informasi bahwa jalan di wilayah Kambo akan dilakukan pengaspalan di Tahun 2025 Namun hingga saat ini, rencana tersebut tidak pernah terealisasi.
Kondisi ini membuat kami sebagai pemuda tidak akan tinggal diam dan harus terjun langsung mencari solusi,termasuk dengan patungan,swadaya warga Kambo.
Ironisnya, Kambo selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan destinasi wisata di Kota Palopo. Namun kondisi infrastruktur yang buruk justru menunjukkan adanya ketimpangan perhatian dalam pembangunan. Potensi yang besar tidak diimbangi dengan dukungan fasilitas dasar yang layak.
Aksi gotong royong yang dilakukan warga hari ini menjadi simbol kuat bahwa masyarakat tidak lagi bisa bergantung sepenuhnya pada pemerintah. Di tengah berbagai program dan janji pembangunan, realitas di lapangan justru menunjukkan bahwa warga harus mengambil alih peran yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara.
semoga kedepan infrastruktur jln Poros kambo segera di perbaiki pemerintah kota palopo.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































