Langkat (Humas) – Pelajar cilik dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat berhasil menorehkan prestasi membanggakan di dunia literasi. Raudhatul Fadhillah, siswi Kelas IV-A, kini resmi menjadi penulis yang karyanya telah diterbitkan. Pencapaian luar biasa ini merupakan hasil dari partisipasinya dalam sebuah lokakarya penulisan cerita pendek (cerpen) yang diselenggarakan oleh Taman Baca Masyarakat (TBM) Setara Tahun 2025. Keberhasilan ini membuktikan bahwa bakat menulis dapat tumbuh subur bahkan sejak usia dini. Karya Cerpen Raudhatul Fadhillah kini menjadi sebuah prestasi penting bagi MIN 9 Langkat. Rabu, (17/12/2025).
Raudhatul Fadhillah awalnya adalah salah satu peserta utusan terpilih yang dikirim oleh MIN 9 Langkat untuk mengikuti kegiatan bergengsi tersebut. Lokakarya penulisan cerpen ini diadakan oleh TBM Setara yang berlokasi di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Berandan Barat. Keikutsertaannya adalah bagian dari upaya madrasah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa di bidang sastra. Proses lokakarya berjalan intensif, memberikan bekal teknis dan inspirasi yang mendalam bagi semua peserta. Raudhatul menunjukkan dedikasi tinggi selama sesi pelatihan dan pembimbingan tersebut.
Karya gemilang Raudhatul Fadhillah kini terangkum dalam sebuah buku antologi cerpen yang berjudul “Aku dan Duniaku”. Buku ini merupakan kompilasi dari seluruh karya terbaik yang dihasilkan oleh para peserta lokakarya penulisan cerpen tahun 2025. Proses penerbitan ini dikelola langsung oleh TBM Setara, yang bertindak sebagai inisiator dan fasilitator. Judul buku tersebut dengan apik menangkap esensi kisah-kisah yang ditulis oleh anak-anak, mencerminkan sudut pandang unik mereka terhadap kehidupan. Keberadaan karya Raudhatul di dalamnya jelas menjadi sumber inspirasi bagi teman-teman sebayanya.
Kepala MIN 9 Langkat, Sopian, S. Pd. I., M. Sos., menyampaikan rasa syukur dan bangga yang mendalam atas pencapaian siswanya. Beliau secara khusus mengucapkan terima kasih kepada TBM Setara atas terselenggaranya lokakarya berkualitas ini. Bapak Sopian juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Raudhatul Fadhillah atas kerja keras dan kreativitasnya yang luar biasa. Menurutnya, prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi siswa, tetapi juga nama baik madrasah di kancah literasi lokal. Beliau berharap kesuksesan ini dapat memicu semangat literasi di seluruh lingkungan sekolah.
Dukungan penuh juga datang dari Wali Kelas IV-A, Ami Nazmi Faridah, M. Pd. Ibu Ami merasa sangat bangga melihat salah satu muridnya mampu mencapai prestasi yang begitu signifikan dalam bidang penulisan. Ia mengungkapkan bahwa Raudhatul selalu menunjukkan potensi besar dan semangat belajar yang tinggi di kelas. Ibu Ami Nazmi Faridah senantiasa memberikan dukungan dan semangat agar Raudhatul terus mengasah kemampuannya menulis. Beliau melihat potensi besar dalam diri siswanya untuk menjadi seorang penulis hebat di masa depan.
Penerbitan buku antologi ini menjadi penanda penting bahwa bakat literasi siswa Langkat patut diperhitungkan. Buku “Aku dan Duniaku” kini menjadi bukti nyata dari komitmen TBM Setara dan MIN 9 Langkat dalam memajukan minat baca dan tulis di kalangan pelajar. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi madrasah-madrasah lain untuk lebih aktif mengadakan kegiatan serupa. Sinergi antara lembaga pendidikan dan komunitas literasi terbukti sangat efektif dalam menghasilkan karya yang nyata dan berkualitas. Proses lokakarya ini telah berhasil mengubah Raudhatul dari seorang pelajar biasa menjadi seorang penulis yang karyanya diakui.
Bagi Raudhatul Fadhillah sendiri, terbitnya cerpennya dalam sebuah buku adalah momen yang tak terlupakan. Siswa yang ceria ini mengaku sangat bangga melihat namanya tercantum di dalam antologi bersama penulis-penulis muda lainnya. Ia menceritakan bahwa proses menulis cerpen memberikannya pengalaman baru yang sangat menyenangkan dan menantang. Raudhatul merasa bahwa semua usaha dan waktu yang dihabiskannya selama lokakarya kini terbayar lunas. Keberhasilan ini telah menumbuhkan kepercayaan dirinya untuk terus mengeksplorasi dunia narasi dan imajinasi.
Langkah ini menegaskan bahwa setiap siswa memiliki potensi unik yang perlu difasilitasi dan didorong perkembangannya. Keberhasilan Raudhatul Fadhillah telah membuka mata banyak pihak mengenai pentingnya kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada pengembangan keterampilan. Pihak madrasah berencana untuk mengadakan kegiatan lanjutan yang mendukung minat bakat siswa secara holistik. Prestasi literasi ini diharapkan dapat menjadi tradisi yang terus dipertahankan dan ditingkatkan oleh generasi penerus MIN 9 Langkat.
Dengan terbitnya “Aku dan Duniaku,” Raudhatul Fadhillah telah memberikan contoh nyata bahwa usia bukanlah penghalang untuk berkarya. Kisahnya adalah inspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya untuk berani bermimpi dan menuangkan ide-ide kreatif mereka. Ke depan, TBM Setara dan MIN 9 Langkat berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama demi melahirkan penulis-penulis muda berbakat lainnya. Seluruh warga sekolah maupun TBM Setara kini menantikan karya-karya hebat Raudhatul Fadhillah selanjutnya. (Fr)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































