Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI Jakarta merencanakan kebijakan baru untuk menaikkan tarif Transjakarta yang awalnya di tarif Rp. 3.500 berencana dinaikkan di angka Rp. 5.000. Perencanaan ini turut menarik perhatian para pengguna Transjakarta, sebab sudah 2 dekade tarif Transjakarta bertahan di angka Rp. 3.500. Transjakarta merupakan transportasi umum yang lahir pada kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan beroperasi sejak Tahun 2004 dengan tarif awal hanya Rp. 2.000. Lalu, berdasarkan SK Gubernur DKI No. 1912/2005, pada tahun 2005 tarif Transjakarta naik menjadi Rp 3.500 hingga saat ini.
Langkah ini diambil karena besarnya beban subsidi yang ditanggung Pemprov DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta menjelaskan tarif Transjakarta saat ini hanya Rp. 3.500 yang sudah di subsidi, sedangkan tarif asli jika tidak disubsidi adalah Rp. 13.000. Artinya Pemprov DKI Jakarta menanggung sebesar Rp. 9.500 untuk subsidi setiap penumpangnya. Tetapi Pramono Anung (Gubernur DKI Jakarta) mengatakan kenaikan tarif tersebut tidak akan berpengaruh terhadap 15 golongan yang sudah ditentukan.
“Kami sudah menghitung untuk Transjakarta, terutama juga untuk Transjabodetabek supaya harga antara Jakarta dan daerah penyanggah tidak berbeda. Sekarang ini subsidinya setiap tingkat sebenarnya sudah di atas 9 ribu. Kan gak mungkin kalau kemudian ini kita sanggah sendirian untuk menerus.” Ujar Pramono Anung, Senin (27/10/2025) -Tribun Jakarta platform Youtube.
Pemprov DKI Jakarta belum menetapkan kapan kebijakan ini akan berlaku, namun sudah ramai diperbincangkan publik mengenai perencanaan kenaikan tarif ini. Menurut salah satu pengguna Transjakarta memang sudah sangat lama tarif ini tidak mengalami kenaikan, jadi mereka tidak merasa keberatan jika mengalami kenaikan. Namun, mereka berharap kenaikan tarif masih di harga yang terjangkau. Dan juga mereka menuntut adanya peningkatan dari segi fasilitas dan pelayanan.
Seperti tanggapan salah satu pengguna Transjakarta ini:
“Tanggapan aku kalau naik gapapa karena TJ kan udah lama dari tahun ke tahun tetap harga 3.500 aja pas ada naik nya ini, naik gapapa menurut aku tapi jangan melonjak naik banget, dan juga pelayanannya, fasilitasnnya dari orang orang di bus nya harus ditingkatin, jadi jangan Cuma naik nya harga tapi kualitas transjakarta nya itu sendiri. Dan kalau bisa naiknya jangan mahal-mahal.”, kata Rara salah satu pengguna Transjakarta di Halte Transjakarta Cawang BNN, Jakarta Timur, Jumat (31/30/2025). (Renanda Gustian Saputra, Nayla Khairunnisa, Nayla Difa Syuhrida Parinduri)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































