Rabu, 11 Februari 2026, Pondok Pesantren Al-Mashduqiah menerima kunjungan Rihlah Tarbawiyah dari Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Darul Muttaqien, Kaliagung, Banyuwangi.
Rombongan tiba pada pukul 17.00 WIB dengan jumlah 93 santri kelas akhir dan 10 guru pendamping, menggunakan 2 unit bus.
Pada pukul 20.00 WIB, kegiatan dilaksanakan di Gedung Graha Ihsana Lantai 02, diawali dengan pertemuan bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mashduqiah, KH. Mukhlisin Sa’ad, M.A., yang memberikan taujihat dan irsyadat kepada seluruh santri.
Dalam sambutannya, Ust. H. Muhammad Ilyas selaku guru senior sekaligus Ketua Rombongan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Mashduqiah serta harapan agar para santri dapat mengambil manfaat dan inspirasi dari kunjungan tersebut.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mashduqiah, KH. Mukhlisin Sa’ad, M.A. Dalam kesempatan tersebut, beliau tidak hanya memperkenalkan profil Pondok Pesantren Al-Mashduqiah, tetapi juga berbagi pengalaman dan kisah perjuangannya ketika menjadi santri di Pondok Modern Darussalam Gontor.
Beliau menceritakan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, serta pembentukan karakter yang beliau rasakan selama mondok di Gontor, yang kemudian menjadi fondasi dalam membangun dan mengembangkan sistem pendidikan di Al-Mashduqiah.
Beliau juga menyampaikan harapan:
“Kami berharap santri Gontor dapat mengirim kader-kader terbaiknya untuk mengabdi di pondok ini, membantu mengembangkan sistem pendidikan di Al-Mashduqiah agar lebih baik dan unggul ke depannya. Kami terbuka dengan tangan terbuka.”
Setelah sambutan pengasuh, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara santri kelas akhir Gontor dengan pengasuh yang berlangsung aktif dan penuh antusias.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar pesantren serta memperkuat kesinambungan sanad keilmuan dan nilai-nilai perjuangan dari para guru pendahulu.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”




































































