Bantul (MAN 4 Bantul) – Siang di mushala MAN 4 Bantul pada Selasa (03/03/2026) terasa teduh. Setelah shalat dhuhur berjamaah, para siswa tidak langsung beranjak. Barisan tetap rapi, sebagian masih memegang tas, sebagian lagi bersandar tenang sambil menunggu kultum yang sudah menjadi tradisi di madrasah tersebut. Hari itu, giliran Muhammad Aqsa, siswa kelas X E2, yang berdiri di depan mimbar kecil mushala untuk menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna tentang sabar.
Dengan suara yang sempat terdengar sedikit gugup, Aqsa membuka kultumnya dengan membaca firman Allah dalam Al-Qur’an, tepatnya Surah Al-Baqarah ayat 153 yang berbunyi: “Yā ayyuhalladzīna āmanū ista‘īnū biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma‘aṣ-ṣābirīn.” Ayat tersebut mengingatkan bahwa orang-orang beriman diminta menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong, karena Allah bersama orang-orang yang sabar.
Aqsa kemudian mengaitkan ayat itu dengan kehidupan para pelajar, terlebih saat menjalani bulan Ramadhan. Menurutnya, sabar bukan hanya tentang menahan emosi, tetapi juga kemampuan menahan diri dari godaan dan hawa nafsu.
“Ramadhan ini sebenarnya latihan sabar untuk kita semua. Menahan lapar itu mungkin terasa berat, tapi yang lebih berat justru menahan diri dari marah, dari berkata kasar, dan dari hal-hal yang tidak bermanfaat,” tutur Aqsa di hadapan teman-temannya.
Ia juga mengajak para siswa untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri. “Kalau kita bisa sabar selama Ramadhan, berarti kita sedang belajar mengendalikan diri. Jadi mari kita jaga puasa kita, bukan hanya dari makan dan minum, tapi juga dari godaan hawa nafsu,” tambahnya.
Kultum singkat itu disambut dengan suasana yang hening namun hangat. Para siswa menyimak dengan tenang, sementara guru yang hadir tampak mengangguk kecil, seolah mengamini pesan yang disampaikan.
Di mushala sederhana itu, pesan Aqsa mengalir seperti angin siang yang lembut. Tidak panjang, tidak rumit, tetapi cukup untuk mengingatkan bahwa sabar adalah kekuatan yang membuat manusia tetap teguh, bahkan ketika godaan datang bertubi-tubi. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































