Surabaya – Seorang penulis muda dengan nama pena Pluvihujan berhasil menerbitkan karya novel perdananya yang berjudul Raksha Alviandra. Novel ini diterbitkan oleh Halodiksi, dan menjadi langkah awal bagi sang penulis dalam dunia literasi Indonesia.
Novel Raksha Alviandra mengangkat kisah yang menyentuh dan penuh makna tentang perjalanan hidup, persahabatan, serta cinta yang sederhana namun bermakna. Melalui gaya bahasa yang lembut dan alur yang emosional, Pluvihujan berhasil menghadirkan cerita yang mampu menyentuh hati para pembacanya, terutama kalangan remaja. Pluvihujan telah mensyukurinya karena impian menerbitkan buku akhirnya terwujud.Raksha Alviandra bercerita tentang perjalanan hidup seorang tokoh yang dekat banget dengan kehidupan remaja masa kini—tentang perasaan, kehilangan, dan usaha untuk tetap berdiri meski keadaan nggak selalu ramah. Lewat gaya tulisannya yang lembut dan penuh
makna, Pluvihujan berhasil bikin pembacanya ikut hanyut dalam cerita. Dalam obrolan ringan, Pluvihujan sempat bilang kalau buku ini adalah bentuk nyata dari mimpinya sejak lama.
Buku ini sudah mulai bisa didapatkan lewat penerbit Halodiksi, dan banyak pembaca yang udah kasih respon positif. Banyak juga yang bilang, tulisan Pluvihujan punya “rasa” yang menenangkan kayak hujan di sore hari.
Penulis: Yasmin Maulidina Listasya (Ketua Redaksi)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































