Kediri (12/1) Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, yang juga Pengurus Karang Taruna Kota Kediri menghadiri undangan kegiatan Upgrading dan Pelatihan Administrasi yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kota Kediri. Kegiatan yang bertujuan memperkuat tata kelola organisasi pemuda ini dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Kota Kediri, pada Minggu (11/1).
Menurut Asyhari, kehadiran perwakilan LDII dalam forum ini sebagai komitmen organisasi dalam mendukung pengembangan potensi pemuda serta mempererat sinergi lintas organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Kediri.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen bahwa LDII selalu siap bergandengan tangan dengan Karang Taruna. Pemuda adalah penggerak kota, dan sinergi lintas organisasi inilah yang akan memastikan pembangunan di Kota Kediri berjalan lebih inklusif dan harmonis,” ujarnya.
“Bagi kami di LDII, menjadi aktif di Karang Taruna adalah sarana untuk mengasah kemandirian dan tanggung jawab sosial. Kita ingin mencetak generasi ‘Profesional Religius’—pemuda yang ahli dalam organisasi namun tetap memegang teguh karakter luhur dan nilai-nilai agama,” tandasnya.
Ia memberi apresiasi atas inisiasi Karang Taruna Kota Kediri yang telah menyelenggarakan kegiatan yang positif.
“Kami menyambut baik dorongan untuk saling belajar dan menguatkan, karena estafet kepemimpinan memerlukan figur yang tidak hanya berpengalaman, tapi juga memiliki integritas,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa administrasi bukan sekadar urusan kertas dan surat, melainkan cermin profesionalisme sebuah organisasi. Pelatihan ini merupakan kegiatan penting bagi pemuda agar terbiasa aktif mengelola amanah secara terstruktur, transparan, dan akuntabel.
“Karang Taruna dan LDII memiliki tujuan yang sama, yakni mengabdi untuk kemaslahatan masyarakat. Melalui penguatan kapasitas hari ini, semoga setiap pemuda di tingkat kecamatan hingga kota mampu memberikan dampak positif yang bisa dirasakan oleh warga Kota Kediri,” ujarnya.
Sedangkan Ketua Karang Taruna Kota Kediri, Sanusi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pengurus dan perwakilan karang taruna Kelurahan Kecamatan. Ia menekankan bahwa dalam enam bulan ke depan, Karang Taruna akan menghadapi agenda besar, yakni Temu Karya Daerah (TKD) untuk pemilihan ketua dan pengurus periode baru.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah meluangkan waktu di tengah aktivitasnya untuk hadir di sini. Masa bakti kepengurusan kami tersisa sekitar lima hingga enam bulan ke depan, tepatnya hingga 30 Mei mendatang. Fokus kita adalah menyelenggarakan TKD untuk regenerasi kepengurusan,” ujar Sanusi.
Sanusi juga memberikan sinyal positif terkait munculnya figur-figur yang memiliki pengalaman di tingkat kecamatan untuk maju dalam bursa calon ketua tingkat Kota Kediri. Ia menyebut beberapa nama yang dianggap kompeten dan memiliki rekam jejak yang baik dalam organisasi.
“Harapan kami, teman-teman yang sudah punya pengalaman di tingkat kecamatan, seperti Mas Eko atau Mas Hasan, bisa mulai bersiap untuk belajar memimpin di tingkat kota. Silakan nanti mengajukan diri saat panitia sudah terbentuk, agar estafet kepemimpinan ini dijalankan oleh mereka yang benar-benar paham organisasi,” imbuhnya.
Terkait pelatihan administrasi, Sanusi menjelaskan bahwa materi kali ini sangat pentig agar pengelolaan surat-menyurat dan pendataan organisasi menjadi lebih rapi dan standar. Sesi ini dipandu oleh instruktur ahli guna menyamakan persepsi dalam tata kelola organisasi.
“Hari ini kita belajar bersama mengenai administrasi agar sistemnya bagus dan seragam. Kita manfaatkan anggaran yang ada untuk mendatangkan narasumber agar kualitas teman-teman di kecamatan (Mojoroto, Pesantren, dan Kota) semakin meningkat dalam mengelola bisnis organisasi,” pungkas Sanusi.
Kegiatan upgrading ini ditutup dengan sesi diskusi. Partisipasi aktif LDII Kota Kediri dalam kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi tata kelola administrasi internal organisasi serta memperkuat jejaring sosial dengan seluruh elemen pemuda di Kota Kediri demi terwujudnya kota yang semakin mapan dan kolaboratif.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































