26 Februari 2026 – Bengkulu – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan kajian Islam bagi warga binaan. Kegiatan tersebut digelar di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu dan dipimpin oleh Ustaz Sulaiman bersama rekan, serta didampingi oleh petugas Rutan Kelas IIB Bengkulu, Nanang Darmawan.
Kajian Islam ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan, khususnya selama bulan Ramadan. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terlihat saat warga binaan mengikuti tausiyah yang disampaikan, dengan tema peningkatan keimanan, ketakwaan, serta pentingnya memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
Dalam ceramahnya, Ustaz Sulaiman mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi dan perubahan diri ke arah yang lebih baik. Ia menekankan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki kesalahan, serta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Petugas pendamping, Nanang Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Bengkulu dalam memenuhi hak warga binaan untuk mendapatkan pembinaan rohani. Menurutnya, pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menumbuhkan kesadaran hukum, serta membangun sikap positif selama menjalani masa pidana.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan sesi tanya jawab, sehingga warga binaan dapat lebih memahami materi yang disampaikan. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti rangkaian kajian hingga selesai.
Melalui pelaksanaan kajian Islam di bulan Ramadan ini, Rutan Kelas IIB Bengkulu berharap dapat membangun mental spiritual warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, dan siap kembali ke tengah masyarakat dengan semangat perubahan yang positif.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































