Universitas pamulang menyelenggarakan seminar nasional keagamaan dengan tema “moderate religion for sustainable peace and shared humanity” atau moderasi agama untuk perdamaian berkelanjutan dan kemanusiaan bersama. Seminar ini dilaksanakan pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di Universitas Pamulang kampus 2 (Viktor) gedung A lantai 8, Uuditorium Darsono. Seminar ini dibuka dengan pembacaan doa dan penampilan hadroh dari mahasiswa universitas pamulang. dilanjut dengan sambutan oleh bapak Dr. Pranoto, S.E., M.M. sekalku pemimpin yayasan sasmita jaya, dan bapak Dr. E. Nurzaman, AM., M.M., M.Si. selaku rektor universitas pamulang.
Adapun para narasumber yang berkenan akan memaparkan materi pada seminar kali ini yakni, Syekh Dakroury Abdel-Naeem Dakroury Masoud seorang ulama atau native speaker (utusan/dosen dari Al-Azhar, Mesir) yang bertugas di Indonesia, khususnya di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Al-Azhar Asy-Syarif, Jakarta. Lalu Dr. Dina Imam Supaat dari Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Sains Islam Malaysia.
Paparan materi yang disampaikan narasumber dipandu oleh moderator yakni bapak Zidni Ilman, Lc., M.A. Syeikh Dakroury menjadi narasumber pertama yang menyampaikan materi, inti dari materi yang ia sampaikan adalah kita dilahirkan oleh Allah SWT. Sudah moderan yang dimana kita sebagai umat yang beragama mengambil jalan tengah, yakni seimbang tidak belok ke kanan tidak belok ke kiri. Seimbang disini dalam ketaqwaan, dalam ke taqwaan ini menjadikan kita sebagai saksi kepada seluruh umat bahwa kita lebih dipandang di bandingkan dengan umat umat yang lain.
Ibu dina menjadi moderator kedua sekaligus menjadi penghujung acara seminar ini, ibu dina mengangkat tema moderasi agama di era digital, yang dimana inti dari materi yang ia sampaikan adalah kita sebagai pengguna jejaring media sosial harus lebih bijak lagi dengan apa yang kita lakukan di media sosial tersebut. Hal ini merupakan upaya agar kita terhindar dari adanya Cyberbullying, lalu menjaga kita agar tidak terlalu terjerumus di dalam jejaring sosial media.
Acara seminar di tutup dengan sesi tanya jawab, yang dimana para mahasiswa diminta untuk mengajukan pertanyaan kepada narasumber. total ada 4 mahasiswa yang mengajukan pertanyaan untuk para narasumber, kebanyakan dari mereka menanyakan bagaimana moderasi tersalur dalam kehidupan sehari hari dan ancaman seperti apa yang akan timbul jika ada moderasi tersebut. Saat mc pamit undur diri, ia berkata ada doprise dan hadiah. yang dimana hal itu didapatkan berdasarkan kartu/ selembaran yang tersebar di beberapa bangku yang diduduki oleh para mahasiswa. suasana yang tadinya hening menjadi ricuh, para mahasiswa berlomba-lomba melihat dan mencara mana tau merekalah pemenang doprise tersebut. acara resmi ditutup pada pukul 12.00, ada penampilan terakhir dari mahasiswi Prodi Sistem Informasi yang membawakan lagu “alamak” sebagai akhir dari seminar siang hari ini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































