Bantul, 9 Februari 2026 – Tim PMR (Palang Merah Remaja) MTsN 6 Bantul (Matsanaba) menunjukkan kesigapan mereka dalam melayani peserta upacara pada apel pagi rutin setiap Senin. Walaupun Suasana mendung pagi ini apel pagi berjalan lancar dan khidmat.
Tim PMR Matsanaba sigap menjaga di belakang barisan peserta upacara, mengamati dan memastikan semuanya berjalan dengan tertib dan teratur. “Kami harus siap bila terjadi sesuatu kepada anak-anak yang sedang menjalani upacara,” ujar Laila, salah satu tim PMR.
Tujuan PMR (Palang Merah Remaja) sekolah dibentuk adalah untuk membentuk karakter dan kepribadian siswa, serta membantu sesama dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, PMR sekolah bertujuan untuk membentuk siswa yang berakhlak mulia, berilmu, dan berketerampilan, serta siap menjadi anggota masyarakat yang peduli dan bertanggung jawab.
Tim PMR Matsanaba beranggotakan siswa kelas 7 dan 8. Mereka memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta upacara, memastikan semuanya dalam keadaan sehat dan siap mengikuti kegiatan.
Kepala Madrasah, Sugiyono, mengapresiasi kerja Tim PMR Matsanaba. “Kami sangat puas dengan kerja mereka, sigap dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Apel pagi ini diakhiri dengan doa bersama dan pengucapan janji pelajar, menandai awal hari yang positif dan inspiratif. (Fau/ewh).
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































