Langkat (Humas) – Suasana religius menyelimuti lingkungan MIN 9 Langkat pada pagi hari yang sangat cerah ini. Seluruh siswa berkumpul dengan tertib di halaman utama madrasah untuk mengikuti agenda keagamaan rutin. Pada hari Selasa, 6 Januari 2026, mereka melaksanakan kegiatan murojaah Al-Quran secara bersama-sama di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan kembali hafalan surah-surah pendek setelah masa libur semester usai. Semangat spiritual tampak terpancar jelas dari wajah setiap peserta didik yang hadir mengikuti acara.
Fokus utama kegiatan murojaah pagi ini adalah melantunkan kembali surah-surah yang terdapat dalam juz 30. Para siswa diajak untuk mengulang hafalan mulai dari surah An-Naba hingga surah-surah pendek di akhir juz. Pembiasaan ini sangat penting dilakukan agar kualitas bacaan siswa tetap terjaga dengan tajwid yang benar. Suara lantunan ayat suci yang serempak membuat atmosfer madrasah terasa sangat menyejukkan dan penuh berkah. Program ini merupakan komitmen sekolah dalam menjaga kedekatan siswa dengan kitab suci Al-Quran setiap harinya.
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari perwakilan para peserta didik. Satu persatu siswa maju ke depan untuk memimpin dan mengisi bacaan ayat-ayat suci Al-Quran. Langkah ini diambil untuk melatih keberanian serta mentalitas siswa agar berani tampil di depan publik. Siswa yang tampil di mimbar membacakan potongan ayat dengan suara yang lantang, merdu, dan fasih. Keberanian mereka menjadi motivasi bagi teman-teman lainnya untuk terus giat dalam menjaga hafalan mereka.
Setelah perwakilan siswa membacakan ayat di depan, seluruh siswa lainnya segera mengikuti bacaan tersebut secara serempak. Pola saling bersahutan ini menciptakan harmoni suara yang sangat indah di sepanjang area halaman madrasah. Seluruh siswa tampak menyimak dengan saksama agar tidak ada kesalahan dalam mengikuti lantunan ayat tersebut. Keaktifan siswa dalam menyuarakan hafalan menunjukkan keberhasilan program tahfidz yang dijalankan selama ini di sekolah. Suasana halaman madrasah pun berubah menjadi layaknya sebuah majelis ilmu yang sangat besar dan khidmat.
Kegiatan murojaah massal ini juga disimak secara saksama oleh para guru yang mendampingi di lapangan. Para guru berdiri di antara barisan siswa untuk memastikan makhraj dan tajwid yang dibacakan sudah tepat. Melalui pengawasan langsung, guru dapat memberikan koreksi instan jika terdapat kekeliruan dalam pelafalan ayat. Perhatian para pengajar ini menunjukkan dedikasi madrasah dalam mencetak generasi yang benar-benar ahli dalam Al-Quran. Kedekatan antara guru dan murid dalam interaksi religius ini membangun ikatan batin yang sangat kuat.
Kepala MIN 9 Langkat menekankan bahwa penguasaan juz 30 adalah target capaian yang sangat penting bagi siswa. Murojaah bersama menjadi sarana efektif untuk mencapai target tersebut secara konsisten dan juga terukur. Beliau sangat mengapresiasi kedisiplinan para siswa yang hadir tepat waktu untuk mengikuti pembiasaan positif ini. Pendidikan karakter berbasis religi memang menjadi pilar utama dalam kurikulum yang diterapkan di madrasah tersebut. Diharapkan siswa tidak hanya sekadar hafal secara lisan, tetapi juga mampu mencintai isi kandungan Al-Quran.
Manfaat dari murojaah rutin ini juga dirasakan pada ketenangan jiwa siswa sebelum mereka memulai pelajaran umum. Getaran positif dari bacaan Al-Quran diyakini dapat meningkatkan fokus serta daya serap otak saat belajar nanti. Setelah sesi murojaah berakhir, para siswa terlihat jauh lebih tenang dan siap menerima materi di kelas. Guru kelas melaporkan bahwa kedisiplinan murid meningkat secara signifikan sejak program pagi ini diintensifkan kembali. Al-Quran benar-benar menjadi nafas utama dalam setiap gerak aktivitas pendidikan yang ada di MIN 9 Langkat.
Pihak sekolah berencana untuk terus memberikan apresiasi kepada siswa yang menunjukkan progres hafalan paling pesat. Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memicu semangat kompetisi positif di kalangan para penghafal Al-Quran muda. Orang tua siswa juga menyambut sangat baik kegiatan ini karena memberikan dampak nyata pada kebiasaan anak. Kerjasama yang sinergis antara pihak madrasah dan wali murid menjadi kunci suksesnya program keagamaan ini. Lingkungan sekolah yang islami dipastikan akan terus dipertahankan demi masa depan generasi penerus bangsa.
Kegiatan murojaah pagi di hari Selasa ini akhirnya ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan seluruh warga sekolah. Para siswa kemudian membubarkan diri dengan tertib dan menuju ke ruang kelas mereka masing-masing untuk belajar. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan selesai tepat sebelum jam pelajaran pertama dimulai secara formal. Esok hari, pembiasaan positif lainnya akan kembali mewarnai aktivitas rutin di madrasah yang unggul dan religius ini. Semoga MIN 9 Langkat terus melahirkan generasi yang cerdas intelektualnya serta mulia akhlaknya melalui tuntunan Al-Quran. (Fr)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































