Bantul (MTsN 6 Bantul) — MTs Negeri 6 Bantul terus berkomitmen menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya daerah melalui keikutsertaan dalam berbagai kegiatan akademik dan literasi budaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi siswi kelas VIII B, Vika Afina Akmalunisa, dalam Lomba Alih Aksara Jawa yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026. Lomba alih aksara Jawa bertujuan melatih kemampuan siswa dalam mengalihaksarakan huruf Jawa ke huruf Latin maupun sebaliknya, sekaligus memperkuat literasi budaya dan karakter siswa. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang mengasah ketelitian, kesabaran, dan kecintaan terhadap warisan budaya lokal.
Dalam pelaksanaannya, Vika Afina Akmalunisa mengikuti lomba dengan penuh semangat dan didampingi oleh guru Informatika MTsN 6 Bantul. Vika Afina Akmalunisa mengungkapkan bahwa lomba ini memberikan pengalaman berharga baginya. “Saya merasa senang bisa mengikuti lomba alih aksara Jawa. Kegiatan ini membuat saya lebih memahami aksara Jawa dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri,” ujarnya.
Guru Informatika MTsN 6 Bantul, Istikhomah, menyampaikan bahwa lomba alih aksara Jawa memiliki nilai edukatif yang penting.
“Selain melestarikan budaya, lomba ini melatih siswa untuk lebih teliti, fokus, dan disiplin. Pendampingan dilakukan agar siswa dapat mengikuti lomba dengan percaya diri,” tuturnya. Sementara itu, Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, S.Pd., memberikan apresiasi atas keikutsertaan siswa dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat mendukung siswa untuk mengikuti lomba yang bernilai edukatif dan kultural seperti alih aksara Jawa. Kegiatan ini sejalan dengan upaya madrasah dalam menanamkan karakter, literasi, dan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini,”. MTsN 6 Bantul berharap keikutsertaan siswa dalam lomba alih aksara Jawa dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi diri, serta menjaga dan melestarikan budaya bangsa (ist).
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































