Bantul (MAN 4 Bantul) – Jumat (27/02/2025) di MAN 4 Bantul berjalan dengan dua irama. Siswa putra melangkah menuju masjid untuk menunaikan Salat Jumat, sementara siswi putri kelas X dan XI bersama guru dan pegawai putri memenuhi mushala dalam agenda Fiqhun Nisa’ yang hangat dan reflektif.
Kegiatan diawali dengan jamaah Salat Dhuhur yang diimami oleh Laili Masruroh, guru fikih MAN 4 Bantul. Setelah dzikir singkat yang mengalir tenang, suasana berlanjut ke sesi inti. Wakil Kepala Madrasah bidang Humas, Fransisca Listiariny, hadir sebagai pemateri, mengangkat tema manajemen emosi. Topik yang terasa relevan, dekat, dan sering kali tak diberi panggung yang cukup.
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan menyentuh, Fransisca mengajak para siswi memahami bahwa emosi bukan musuh yang harus ditekan, melainkan energi yang perlu diarahkan. Ia menekankan pentingnya mengenali perasaan, mengelola respons, serta menjaga sikap dalam pergaulan dan pengambilan keputusan.
“Perempuan bukan makhluk yang lemah karena perasaannya. Justru dengan emosi yang terkelola, kita bisa menjadi pribadi yang kuat, bijak, dan berkelas,” ungkap Fransisca di hadapan jamaah yang menyimak dengan khusyuk.
Ia juga menambahkan, “Manajemen emosi itu bagian dari akhlak. Cara kita marah, cara kita kecewa, bahkan cara kita bahagia, semua ada tuntunan dan nilainya.”
Kajian Fiqhun Nisa’ ini menjadi ruang belajar yang bukan hanya membahas hukum, tetapi juga membedah sisi batin. Di mushala MAN 4 Bantul, para siswi tidak sekadar duduk mendengar, melainkan menata hati, merapikan rasa, dan menguatkan diri. Jumat pun terasa lengkap: yang satu menguatkan langkah di mimbar, yang lain menguatkan jiwa di ruang kajian. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































