Desa Sukarame, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung – Kader Posyandu kini menggunakan Sok!Anak, sebuah sistem pemantauan gizi yang dilengkapi dengan ukuran otomatis, untuk meningkatkan layanan kesehatan anak. Tanpa bergantung pada internet, Sok!Anak menawarkan solusi atas permasalahan klasik di Posyandu, seperti ketidakakuratan alat ukur dan kesalahan pencatatan manual.
Sok!Anak dikembangkan oleh tiga mahasiswa D3 Teknologi Telekomunikasi Universitas Telkom. Inovasi ini memanfaatkan Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan, menggunakan infrastruktur lokal yang di-host di Raspberry Pi. Data kesehatan anak tersimpan dengan aman dan hanya dapat diakses oleh kader serta bidan desa, menyelesaikan masalah kendala sinyal yang minim.
“Kami ibaratnya punya klinik kecil di Posyandu, tapi bebas biaya internet bulanan,” ungkap salah satu anggota tim pengembang.
Timbangan digital berbentuk jerapah memberikan pengalaman menyenangkan bagi anak-anak saat penimbangan. Teknologi sensor canggih memungkinkan data berat dan tinggi badan anak terekam secara langsung dan tersinkronisasi ke sistem.
Aplikasi Sok!Anak memudahkan orang tua untuk mengetahui status gizi anak secara akurat. Dengan data lengkap dan grafik pertumbuhan yang mengikuti standar WHO, fitur konsultasi gizi yang hanya memerlukan satu tombol menyediakan rekomendasi sesuai dengan kondisi masing-masing anak.

Privasi pengguna dijaga melalui sistem self-hosted, memastikan tidak ada data yang bocor ke server luar. Hanya kader dan bidan yang memiliki akses, menjaga data tetap aman di lingkungan Posyandu.
Kolaborasi antara kader dan bidan kini lebih efisien. Proses pelaporan data ke puskesmas menjadi lebih cepat berkat sistem otomatisasi yang diterapkan.
Sok!Anak bertujuan memberdayakan masyarakat dengan membuka kode sumber untuk publik. Dengan pendekatan open source, desa lain dapat dengan mudah mengadopsi dan mengembangkan sistem ini tanpa ketergantungan pada donor.
Di kaki Gunung Bandung, Sok!Anak menjadi contoh inovasi layanan kesehatan masyarakat yang cerdas, akurat, dan berbasis komunitas, meskipun tanpa akses internet.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































