Bantul (MTsN 9 Bantul) — Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Sosialisasi Program Kerja Sama Kemenag RI dan Alef Education pada Selasa (6/1/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti pemangku kepentingan pendidikan madrasah dari berbagai daerah.
Sosialisasi diawali sambutan dari Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan arahan serta pemahaman mengenai rencana kolaborasi bersama Alef Education yang diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah, terutama pada penguatan kualitas pembelajaran dan pemanfaatan teknologi pendidikan.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, yang turut mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan respons positif. Menurutnya, program kerja sama ini menjadi peluang strategis bagi madrasah untuk mendorong pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Program ini diharapkan dapat memberi dampak nyata, terutama dalam peningkatan kompetensi guru dan hasil belajar peserta didik,” ujarnya.
MTsN 9 Bantul berharap, implementasi program ke depan dapat berjalan optimal sehingga memberikan penguatan berkelanjutan bagi proses pembelajaran di madrasah. (lr)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































