Bandung, 29 Oktober 2025 – Semangat perubahan bergema di lingkungan SRT 42 Bandung ketika mahasiswa Telkom University menggelar kampanye Anti-Bullying yang melibatkan seluruh ekosistem sekolah—mulai dari siswa SD dan SMP, guru, staf, hingga para orang tua. Kegiatan ini bukan sekadar penyuluhan, tetapi sebuah gerakan nyata untuk menanamkan empati, menghentikan kekerasan verbal maupun fisik, dan membangun budaya sekolah yang aman dan saling menghargai.
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini, para mahasiswa menghadirkan materi edukatif tentang bahaya bullying, sesi tanya jawab interaktif, serta games kolaboratif yang mengajak siswa-siswi belajar nilai kebaikan dengan cara yang menyenangkan. Melalui pendekatan yang ringan namun sarat makna, anak-anak diajak memahami bahwa setiap kata dan tindakan memiliki dampakbahwa menjadi penonton sama berbahayanya dengan menjadi pelaku.
Guru dan staf sekolah pun turut aktif berdiskusi dalam sesi refleksi, berbagi pengalaman dan strategi dalam menciptakan ruang belajar yang bebas dari intimidasi. Tak hanya itu, para orang tua juga dilibatkan untuk memahami peran penting mereka dalam membentuk karakter anak di rumah, sehingga pesan “anti-bullying” tak berhenti di gerbang sekolah, tetapi terus hidup dalam keseharian.
“Anak-anak hari ini luar biasa terbuka dan antusias. Mereka mulai memahami bahwa keberanian untuk berkata ‘stop bullying’ adalah langkah kecil menuju perubahan besar,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa Telkom University yang menjadi fasilitator kegiatan.
Kampanye ini menegaskan bahwa pemberantasan bullying bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi seluruh lapisan sekolah dan dukungan kampus sebagai penggerak perubahan sosial, diharapkan generasi muda Bandung tumbuh menjadi pribadi yang berani, empatik, dan saling menghormati.
Melalui kegiatan ini, SRT 42 Bandung tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang aman bagi setiap anak untuk tumbuh tanpa rasa takut. Gerakan ini menjadi bukti nyata bahwa ketika pendidikan dan kepedulian berjalan berdampingan, perubahan bukan lagi sekadar wacana—melainkan kenyataan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































