Sleman – Pada hari Kamis (12/2/2026), Majelis Permusyawaratan Siswa (MPS) MAN 1 Yogyakarta bersama seluruh Ketua Umum Organisasi Bidang melaksanakan kegiatan Studi Tiru ke SMAN 1 Kalasan. Kegiatan yang berlangsung pukul 12.30 WIB–15.30 WIB ini diikuti oleh seluruh Badan Pengurus Harian (BPH) MPS serta para Ketua Umum Organisasi Bidang MAN 1 Yogyakarta.
Rombongan berangkat bersama dari MAN 1 Yogyakarta dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Setibanya di SMAN 1 Kalasan, kami disambut dengan hangat oleh pihak tuan rumah, sehingga suasana terasa nyaman sejak awal kegiatan.
Studi tiru ini menjadi wadah untuk belajar langsung mengenai sistem dan pengelolaan organisasi di sekolah lain. Tidak hanya sekadar bertukar cerita, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata menuju reformasi birokrasi organisasi bidang di MAN 1 Yogyakarta, agar sistem yang berjalan bisa semakin tertata, efektif, dan berdampak.
Acara diawali dengan pemaparan program kerja dari kedua pihak, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Meski sempat terasa canggung di awal, suasana perlahan berubah menjadi lebih cair dan interaktif. Bertempat di Laboratorium IPS SMAN 1 Kalasan, diskusi berjalan aktif dengan berbagai pertanyaan, gagasan, dan pengalaman yang dibagikan satu sama lain. Atmosfer kolaboratif pun terasa kuat sepanjang kegiatan.

Ketua Umum MPS MAN 1 Yogyakarta, Hangger, menyampaikan,
“Studi tiru ini menjadi momentum refleksi dan reformasi, agar kami, MPS, tidak hanya berjalan, tetapi ke depannya benar-benar bisa memberi arah.”
Di tempat terpisah, Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd menekankan bahwa kegiatan studi tiru bukan sekadar kunjungan formal, tetapi harus dimaknai sebagai proses belajar yang sungguh-sungguh dan terukur. “Ambillah praktik-praktik baik yang relevan, lalu sesuaikan dengan karakter dan kebutuhan madrasah kita. Organisasi murid harus menjadi motor penggerak budaya disiplin, kolaboratif, dan inovatif,” pesannya. Beliau juga berharap agar hasil studi tiru ini dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret dan evaluasi berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat dari kedua pihak sebagai simbol apresiasi dan kenang-kenangan. Studi tiru yang telah lama dirancang ini akhirnya dapat terlaksana dengan lancar dan penuh makna.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan serta muncul semangat dan inovasi baru untuk membawa organisasi MAN 1 Yogyakarta semakin berkembang dan progresif. (tdz)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































