Gowa, 10 November 2025 – Tim Pengabdian Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YPUP Makassar (STIE YPUP) berhasil menunjukkan dampak signifikan dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) di Kelurahan Samata, Gowa, Sulawesi Selatan. Melalui pendampingan intensif, UMKM Tahu Isi Gemoy Ibu Ida berhasil meningkatkan kapasitas produksi hariannya hingga 150% dan memangkas waktu pengolahan bahan baku hingga 83% berkat implementasi Teknologi Tepat Guna (TTG). Melalui dukungan pendanaan Anggaran Tahun 2025 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tim Pelaksana memberikan pendampingan dalam hal inovasi pada aspek produksi dan manajemen.
Ketua Tim Pengabdian, Muh Ihsan H.M.Baso, S.E., M.M., menjelaskan bahwa UMKM Tahu Isi Gemoy sebelumnya menghadapi kendala pada aspek produksi manual dan manajemen tradisional. Proses pengolahan isian tahu yang awalnya memakan waktu 6 jam per hari, kini berhasil diselesaikan hanya dalam 1 jam setelah tim mengimplementasikan alat-alat produksi berkapasitas besar. Intervensi teknologi keras yang diberikan meliputi Blender Pemotong Berkapasitas Besar, Wajan Kuali Besar, Freezer Box Berkapasitas Besar, dan Vacuum Sealer
Peningkatan kapasitas produksi UMKM Tahu Isi Gemoy terkuantifikasi secara jelas, dari yang semula hanya mampu memproduksi 300 buah per hari kini telah mencapai 750 buah per hari. Selain peningkatan kuantitas, penerapan Freezer Box dan Vacuum Sealer juga memperpanjang daya simpan bahan baku hingga tiga kali lipat dari kondisi sebelumnya. “Peningkatan ini sangat krusial, tidak hanya mengurangi risiko kerugian bahan baku basi, tetapi juga membuka peluang UMKM untuk menjual produk frozen food tahu isi dengan jangkauan pasar yang lebih luas,” ujar Ihsan.
Selain aspek produksi, Tim STIE YPUP yang beranggotakan dosen Andi Badrussaman, S.E., M.M., Daryanti Ahmad, S.E., M.Ak, serta mahasiswa Muh Hilmy Taufik dan Marcel juga memberikan inovasi pada aspek Manajemen. Inovasi tersebut meliputi perancangan merek dan kemasan produk yang baru, penyusunan Job Desk dan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta pelatihan sistem pembukuan sederhana berbasis digital. Upaya ini berhasil mentransformasi sistem pemasaran yang semula konvensional menjadi penjualan online melalui akun media sosial.
Program yang berada di bawah skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PMP) ini membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan UMKM dapat mendorong kemandirian ekonomi lokal. Sisa kegiatan akan difokuskan pada pendampingan lanjutan pemasaran digital, pemantapan SOP, dan penyelesaian luaran publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi SINTA.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































