Bantul – Syiar santri sebagai pentuk langkah awal mengabdi pada masyarakat, berbagai kegiatan hadir mewarnai hari-hari di bulan Ramadhan. Pada kegiatan syiar santri kali ini, santri MANPK MAN 1 Yogyakarta dibagi menjadi beberapa kelompok yang menempati setiap daerah yang ada di sekitar daerah Piyungan, Bantul. Pada hari Sabtu (21/02/26) kelompok 4 dan kelompok 6 berkegiatan di daerah Wanujuyo Lor, lebih tepatnya di Masjid Al Mubarok.
Kedua kelompok ini berkolaborasi untuk mengabdikan diri di masyarakat sekitar. Pada hari ke dua ini dimulai dengan ikut serta dalam mengajar TPA. Materi yang disampaikan ialah mengenai kisah-kisah nabi terdahulu. Berhubung ini adalah hal yang baru bagi masyarakat sekitar terlebih anak-anak TPA, maka kami memutuskan untuk memberikan materi berupa kisah Nabi sebagai awalan yang ringan sekaligus sebagai tempat untuk mengenal satu sama lain.
Tak hanya itu, untuk menghilangkan kejenuhan dari kisah yang disampaikan, kami memberikan sedikit permainan untuk anak-anak TPA yang hadir pada sore itu. Bukan hanya sebagai ajang pelepas rasa bosan, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk mempermudah mereka dalam mengingat materi yang telah disampaikan.

Selain mengajar TPA, kelompok 4 dan kelompok 6 juga ikut serta dalam membagikan takjil untuk para jamaah masjid Al Mubarak yang hadir di masjid paa sore itu. Untuk mengisi waktu dari selesainya TPA sampai adzan maghrib, kelompok ini diminta untuk memberikan materi berupa ringkasan kegiatan anak-anak yang telah dilakukan. Setelah selesai memberikan materi dilanjutkan dengan membaca asmaul husna dan diakhir doa berbuka puasa serta doa makan bersama sama.
Kegiatan yang dilakukan tidak hanya sampai di sore hari, di malam hari kelompok 4 dan kelompok 8 turut serta dalam memeriahkan tadarus malam yang diselenggarakan di Masjid Al-Mubarok, Wanujoyo Lor, Piyungan, Bantul. Dalam kegiatan tadarusan malam hari, para santri diberikan arahan oleh para pemuda remaja masjid yang mendampingi.
Melalui awal dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu melatih para santi untuk lebih peduli dan mengerti bagaimana jalannya kehidupan di masyarakat. Tak hanya kepada anak-anak yang ada disana, tetapi juga untuk seluruh warga di tempat tersebut. (aik)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































