Langkat (Humas) – Senin, (5/1/2026). Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat, Sopian, S.Pd.I., M.Sos., menggelar pertemuan khusus pada hari ini. Kegiatan bertajuk Sharing Session tersebut mengundang seluruh jajaran pegawai administrasi di lingkungan madrasah. Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi mengenai standar operasional prosedur dalam bekerja. Melalui diskusi santai namun serius, diharapkan muncul inovasi baru dalam sistem pengelolaan kantor. Seluruh staf administrasi tampak hadir dengan antusiasme tinggi untuk mengikuti arahan langsung dari pimpinan.
Fokus utama dalam pertemuan ini adalah mengenai penugasan kinerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sopian menekankan bahwa setiap pegawai PPPK memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung visi misi madrasah. Penugasan kinerja yang diberikan harus dilaksanakan dengan penuh integritas dan kedisiplinan yang tinggi. Beliau merinci poin-poin penting yang menjadi indikator keberhasilan kerja bagi tenaga kependidikan tersebut. Hal ini dilakukan agar setiap individu memahami peran strategis mereka dalam organisasi pendidikan.
Selain membahas tugas teknis, kepala madrasah juga menyoroti aspek pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat. Beliau mengingatkan bahwa kepuasan orang tua siswa dan tamu madrasah adalah prioritas utama. Pelayanan yang ramah, cepat, dan transparan harus menjadi ciri khas dari staf administrasi MIN 9 Langkat. Sopian ingin memastikan bahwa setiap orang yang berurusan dengan administrasi madrasah merasa terbantu dengan baik. Standar pelayanan prima ini diharapkan dapat terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Kegiatan sharing session ini juga menjadi wadah bagi para pegawai untuk menyampaikan kendala di lapangan. Para staf administrasi secara terbuka mendiskusikan hambatan teknis yang sering mereka temui selama bertugas. Sopian mendengarkan dengan saksama setiap aspirasi dan masukan yang diberikan oleh para bawahannya. Diskusi dua arah ini menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan penuh rasa kekeluargaan. Solusi atas berbagai permasalahan administrasi pun dirumuskan bersama dalam pertemuan singkat tersebut.
Kepala MIN 9 Langkat menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem administrasi modern. Beliau mendorong para pegawai PPPK untuk terus belajar menguasai aplikasi perkantoran yang terbaru. Digitalisasi data dianggap sebagai langkah efektif untuk meminimalisir kesalahan dalam pencatatan dokumen penting. Dengan sistem yang terdigitalisasi, pelayanan kepada publik dipastikan akan jauh lebih efisien dan akurat. Kemampuan adaptasi terhadap teknologi menjadi syarat mutlak bagi perkembangan kinerja pegawai madrasah.
Motivasi kerja juga menjadi poin penting yang disampaikan oleh pimpinan dalam sesi berbagi tersebut. Beliau berharap para pegawai tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi juga memiliki semangat pengabdian. Dedikasi yang tinggi dari staf administrasi akan berdampak langsung pada kelancaran proses belajar mengajar. Sopian memberikan apresiasi kepada pegawai yang selama ini telah menunjukkan performa kerja yang luar biasa. Semangat positif ini diharapkan dapat menular kepada seluruh elemen yang ada di MIN 9 Langkat.
Monitoring dan evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas pelayanan madrasah. Setiap pegawai PPPK diminta untuk mendokumentasikan hasil kerjanya secara rapi dan akuntabel. Sopian menjelaskan bahwa evaluasi ini bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan sebagai bahan perbaikan. Melalui penilaian yang objektif, diharapkan setiap pegawai terus terpacu untuk memperbaiki kompetensi dirinya. Keberhasilan kolektif hanya bisa dicapai jika setiap individu bekerja dengan standar maksimal.
Suasana pertemuan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan komitmen bersama untuk perubahan yang lebih baik. Para pegawai administrasi menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas sesuai dengan arahan yang diberikan. Mereka merasa lebih percaya diri setelah mendapatkan bimbingan teknis dan moral dari kepala madrasah. Sinergi antara pimpinan dan staf menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan birokrasi di masa depan. Perubahan budaya kerja ini diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga madrasah.
Kegiatan ini diharapkan mampu membawa MIN 9 Langkat menjadi institusi pendidikan yang unggul dalam segala aspek. Keberhasilan dalam bidang administrasi akan menjadi pondasi kuat bagi kesuksesan akademik para siswa. Kepala MIN 9 Langkat menutup sesi dengan harapan agar seluruh pegawai tetap menjaga kesehatan dan kekompakan. Dengan pelayanan yang memuaskan, citra positif madrasah di mata masyarakat akan terus terjaga dan meningkat. Agenda serupa rencananya akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia. (Fr)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































