Kraksaan, Pondok Pesantren Al-Mashduqiah melaksanakan kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas Anti Kekerasan bagi Pengurus Organisasi Santri Baru pada Rabu, 10 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap pasca pelantikan pengurus organisasi santri sebagai bentuk komitmen pondok dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, humanis, dan bewbas dari tindak kekerasan.
Kegiatan tersebut merupakan arahan langsung dari Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mashduqiah sebagai ikhtiar untuk memberikan pembekalan awal kepada pengurus baru terkait nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta pemahaman hukum dalam mengelola santri.
Acara ini dihadiri oleh Direktur Pengasuhan Santri Pondok Pesantren Al-Mashduqiah, Ust. Dr. H. Moh. Rifa’i, M.Pd., Wakil Direktur Pengasuhan Santri, Ust. Masduqi, S.Kom., Direktur Humas, Ustadzah Ika Vera Rahmawati, serta perwakilan Polsek Kraksaan, Kanit Intel Bapak Aan Dian Widiatmoko, S.H.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Pengasuhan Santri. Dalam sambutannya, Ust. Dr. H. Moh. Rifa’i, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pondok Pesantren Al-Mashduqiah dalam memberikan pembekalan kepada pengurus baru mengenai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
“Ini merupakan salah satu komitmen Pondok Pesantren Al-Mashduqiah untuk memberikan pembekalan kepada pengurus baru tentang peraturan-peraturan hukum yang berlaku di negara ini, agar tidak terjadi hal-hal yang melanggar aturan negara dalam pelaksanaan tugas pengurus, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para santri,” ungkapnya.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Polsek Kraksaan yang diwakili oleh Kanit Intel, Bapak Aan Dian Widiatmoko, S.H. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya pola pengasuhan yang mengedepankan kasih sayang dan menghindari tindakan emosional yang berpotensi menimbulkan kekerasan.
“Dengan adanya penandatanganan Pakta Integritas ini, kami berpesan kepada para pengurus agar mengurus santri dengan penuh kasih sayang, bukan dengan emosi, karena emosi dapat memicu terjadinya tindakan kekerasan,” tuturnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas Anti Kekerasan oleh seluruh pengurus santri baru, yang disaksikan langsung oleh Direktur Pengasuhan Santri, perwakilan Polsek Kraksaan, dan Direktur Humas.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ust. Masduqi, S.Kom. selaku Wakil Direktur Pengasuhan Santri. Secara keseluruhan, acara berlangsung dengan lancar dan khidmat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengurus santri baru dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, serta memiliki kesadaran penuh akan batasan-batasan dalam menindak santri yang melanggar aturan, sehingga tercipta lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”




































































