Langkat (Humas) – Selasa, (6/1/2026). Kegiatan pagi di MIN 9 Langkat hari ini diawali dengan pembiasaan religius yang sangat khidmat. Seluruh siswa baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan tahfidz rutin yang dilaksanakan di halaman utama madrasah. Usai lantunan ayat suci berakhir, suasana tetap tertib untuk menerima arahan tambahan dari pihak guru. Momen berkumpulnya seluruh siswa ini dimanfaatkan sekolah untuk menyampaikan informasi penting terkait keselamatan diri. Guru dan staf kependidikan tampak mendampingi siswa di bawah sinar matahari pagi.
Salah satu guru MIN 9 Langkat, Roys Afreni, M.Pd., kemudian mengambil alih perhatian seluruh peserta didik. Beliau maju ke depan untuk memberikan bimbingan khusus mengenai aspek perlindungan diri bagi anak-anak. Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan materi edukatif tentang area privasi pada bagian tubuh manusia. Penjelasan ini bertujuan agar siswa memahami batasan fisik yang harus dijaga dalam interaksi sosial sehari-hari. Materi ini disampaikan dengan bahasa yang santun dan mudah dipahami oleh seluruh jenjang usia siswa.
Roys Afreni, M.Pd., secara detail memaparkan daerah-daerah tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh oleh siapa pun. Beliau menekankan bahwa setiap anak memiliki hak penuh atas keamanan dan kerahasiaan tubuh mereka sendiri. Edukasi ini sangat penting diberikan sejak dini sebagai langkah preventif terhadap segala bentuk tindakan asusila. Para siswa mendengarkan penjelasan tersebut dengan saksama dan penuh rasa ingin tahu yang sangat besar. Pemahaman mengenai otoritas tubuh menjadi pondasi utama dalam membangun keberanian siswa untuk menolak tindakan tidak sopan.
Beliau juga memberikan tips praktis mengenai tindakan apa yang harus dilakukan jika ada orang yang berbuat tidak pantas. Siswa diminta untuk berani berkata “tidak” dan segera menghindar jika merasa terancam atau tidak nyaman. Selain itu, Roys Afreni mengimbau para murid untuk segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada guru maupun orang tua. Komunikasi yang terbuka antara anak dan orang dewasa yang terpercaya adalah kunci perlindungan yang paling efektif. Melalui bimbingan ini, siswa diajarkan untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar mereka tanpa merasa ketakutan.
Materi tentang area privasi ini disampaikan menggunakan pendekatan visual yang edukatif agar lebih mudah diingat oleh siswa. Roys Afreni menjelaskan bahwa sentuhan kasih sayang dari keluarga berbeda dengan sentuhan yang bersifat melanggar privasi. Beliau menggunakan perumpamaan baju renang untuk memudahkan siswa mengenali batas-batas area sensitif yang harus tertutup rapat. Edukasi semacam ini merupakan bagian dari kurikulum perlindungan anak yang dicanangkan oleh Kementerian Agama. Pihak madrasah berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Para siswa terlihat aktif berdialog dan mengajukan beberapa pertanyaan terkait batasan interaksi dengan orang asing. Roys Afreni menjawab setiap pertanyaan dengan bijak agar siswa memiliki persepsi yang benar mengenai keamanan diri. Beliau menegaskan bahwa tubuh mereka adalah titipan Tuhan yang sangat berharga dan harus dijaga kehormatannya. Sosialisasi ini diharapkan dapat menghilangkan rasa tabu dalam membicarakan kesehatan reproduksi dan keamanan fisik bagi anak. Kepercayaan diri siswa tampak meningkat setelah memahami bahwa mereka memiliki hak untuk dilindungi oleh hukum dan agama.
Kepala MIN 9 Langkat memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Roys Afreni dalam memberikan bimbingan ini. Beliau menyatakan bahwa tugas guru tidak hanya mencakup aspek akademik, tetapi juga keselamatan jiwa dan raga siswa. Lingkungan madrasah harus menjadi tempat paling aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Sekolah akan terus memantau perilaku siswa agar tetap sesuai dengan norma-norma kesopanan dan etika yang berlaku. Kerjasama antar seluruh warga madrasah menjadi kekuatan utama dalam menjaga martabat institusi pendidikan Islam ini.
Selain kepada siswa, informasi mengenai edukasi area privasi ini juga akan disampaikan kepada para wali murid. Pihak madrasah berencana mengadakan pertemuan khusus untuk membahas sinkronisasi pola asuh dalam melindungi anak. Peran orang tua di rumah sangat krusial dalam memperkuat nilai-nilai yang telah diajarkan oleh guru di sekolah. Dengan adanya pemahaman yang sama, diharapkan tidak ada celah bagi pelaku kejahatan untuk mendekati anak-anak. Sinergi ini merupakan langkah nyata MIN 9 Langkat dalam mengimplementasikan program madrasah ramah anak secara konsisten.
Kegiatan bimbingan yang berlangsung di halaman madrasah tersebut akhirnya ditutup dengan pesan motivasi yang menyentuh. Roys Afreni meminta seluruh siswa untuk saling menjaga dan menghormati privasi teman-teman mereka di sekolah. Setelah sesi penjelasan berakhir, para siswa pun diarahkan untuk kembali ke ruang kelas masing-masing dengan tertib. Materi hari ini menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menjalani kehidupan sosial yang lebih sehat dan aman. Semoga MIN 9 Langkat terus menjadi pelopor dalam memberikan pendidikan karakter dan perlindungan anak yang komprehensif. (Fr)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































