
Peta itu diambil dari bahasa lokal yang berarti Perintis dimasa perjuangan ditana Luwu antar perang suku.
Masyarakat kampung Ada’ Peta dipemimpin oleh seorang pemimpin yang digelar To’Makaka dan Saat ini kampung Ada’ Peta diamanahkan kepada :
YM To’Makaka Peta Sriwaty . S Daeng Na Uleng ,
YM To’Makaka Peta Sriwaty. S Daeng Na Uleng merupakan seorang putri kandung dari Almarhum To’Makaka Peta Syahruddin Daeng Siama ,Puang To Sabbara Na Peta ,
Sebelum Almarhum To’Makaka Peta Syahruddin Daeng Siama menghembuskan napas terakhirnya, beliau sudah jauh-jauh hari memikirkan dan mempertimbangkan bahwasanya kelak yang akan melanjutkan atau menggantikannya sebagai To’Makaka Peta yaitu Putri Kandungnya sendiri yang bernama Sriwaty.S Daeng Na Uleng ,

karena diantara anaknya hanya Sriwaty .S Daeng Na Uleng memiliki sosok pribadi yang berbeda dari saudaranya yang lain dan melihat sosok yang berjiwa besar seperti seorang pemimpin dan para keluarga dan saudaranyapun sangat setuju akan keputusan itu disertakan dukungan yang sangat Luar biasa dari beberapa Pemangku Adat lainnya dibawa naungan Istana Kedatuan Luwu dibalik harapan semoga amanah dalam memelihara dan melastarikan adat budaya kearifan lokal Tana Luwu .
Saat ini Jabatan Adat To’Makaka Peta Secara resmi dan diakui oleh Istana Kedatuan Luwu diamanahkan kepada : YM Sriwaty. S Daeng Na Uleng
Wija To Luwu
Salama’ Ki To Pada Salama ‘