Karangtengah, Tuntang — Mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang tergabung dalam program UNNES GIAT 15melaksanakan serangkaian program pengabdian masyarakat di Desa Karangtengah, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi kreatif, literasi digital UMKM, serta kesejahteraan sosial dan kesehatan mental masyarakat desa.
Program UNNES GIAT 15 diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNNES bekerja sama dengan Pemerintah Desa Karangtengah dan berbagai mitra masyarakat. Kegiatan berlangsung pada 14 Januari hingga 20 Februari 2026 dengan mengusung tagline “bersama UNNES GIAT, membangun Indonesia dari Desa.”
Penguatan UMKM melalui Legalitas dan Digitalisasi
Salah satu program utama yang dijalankan adalah Legalisasi dan Pendataan Usaha (OSS/NIB). Program ini menyasar pelaku UMKM dan calon pelaku usaha di Desa Karangtengah dengan tujuan memberikan kepastian hukum usaha. Mahasiswa mendampingi proses pendataan, penginputan KBLI ke sistem OSS, hingga penerbitan dan pencetakan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan Digitalisasi Lokasi (Geo-Mapping) dan Fitur Promosi Media Sosial. Dalam program ini, titik koordinat lokasi usaha divalidasi dan didaftarkan ke Google Maps, dilanjutkan dengan optimasi profil usaha serta sosialisasi pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Kegiatan ini membantu UMKM memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan visibilitas usaha di ruang digital.
Branding Produk dan Edukasi Pemasaran Digital
Untuk meningkatkan daya saing produk lokal, UNNES GIAT 15 juga menyelenggarakan Pelatihan Product Branding dan Quality Assurance. Pelaku UMKM dibekali keterampilan pembuatan video konten promosi serta teknik pengambilan gambar produk agar lebih menarik dan profesional.
Program ini dilengkapi dengan Edukasi Pemasaran Digital melalui pendampingan pembuatan akun e-commerce di Shopee, pengunggahan produk UMKM, hingga pemanfaatan fitur Shopee Video. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan penjualan dan adaptasi UMKM terhadap ekosistem digital.
Program Sosial, Kesehatan Mental, dan Lingkungan
Tidak hanya berfokus pada ekonomi, UNNES GIAT 15 juga menghadirkan berbagai program sosial dan kesehatan. Program “Jiwa Sehat, Karangtengah Kuat!” memberikan edukasi pengelolaan stres dan kesejahteraan mental kepada perangkat desa, lansia, dan masyarakat umum melalui brosur “Panduan Jiwa Sehat” dan diskusi interaktif.
Program lain seperti Kreasi Bahagia untuk lansia, Sapa Tawa Karangtengah melalui permainan rakyat, serta Pelepasan Beban dengan teknik relaksasi otot progresif turut menjadi ruang aman bagi masyarakat untuk berbagi, tertawa, dan melepaskan penat.
Di bidang kesehatan dan lingkungan, mahasiswa melaksanakan Edukasi Gizi Anak Usia Dini, pencegahan stunting melalui olahan puding daun kelor, serta pengelolaan limbah plastik dengan metode hidroponik dari botol bekas. Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu PKK dan kader posyandu sebagai mitra utama.
Pemetaan Wilayah dan Literasi Keuangan
UNNES GIAT 15 juga melaksanakan Pemetaan Wilayah Desa Karangtengah sebagai upaya mendukung perencanaan dan pelayanan desa berbasis data spasial. Peta desa yang dihasilkan diharapkan menjadi dokumen pendukung pembangunan desa yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Di sektor keuangan, mahasiswa memperkenalkan SAPA-FIN, panduan pencatatan finansial sederhana bagi UMKM. Program ini membantu pelaku usaha memahami pemisahan keuangan pribadi dan usaha, perhitungan HPP, serta titik impas usaha.
Wujud Kolaborasi Kampus dan Desa
Seluruh rangkaian kegiatan UNNES GIAT 15 dilaksanakan secara kolaboratif oleh mahasiswa lintas disiplin bersama perangkat desa, PKK, kader posyandu, pelaku UMKM, dan masyarakat Desa Karangtengah. Program ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat desa.
Melalui UNNES GIAT 15, Universitas Negeri Semarang menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal, ekonomi kreatif, dan kesejahteraan sosial, bersama UNNES GIAT, membangun Indonesia dari Desa.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































