Warga Banjarwangi, Kabupaten Garut, telah lama hidup berdampingan dengan kondisi jalan raya yang rusak parah sejak 2019. Lubang menganga di berbagai titik, longsor yang kerap menutup akses seperti di wilayah Ciawitali, hingga insiden pengendara motor terperosok menjadi pemandangan sehari-hari. Akibatnya, mobilitas warga terganggu dan aktivitas ekonomi berjalan tersendat. Keluhan masyarakat bertahun-tahun diabaikan Namun, perhatian serius baru muncul setelah beredarnya video bernada satir yang viral di media sosial seperti TikTok dan YouTube (Sept 2025). Viralitas tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk segera mengajukan anggaran perbaikan ke pemerintah provinsi dan pusat, sehingga proses penanganan jalan mulai dilakukan.
Kini, pas longsor Des 2025 polisi amankan jalur, Bupati Rudy Syakur Amin umumkan perbaikan 2026 pelebaran dari 4m + drainase 3,7 km, puluhan miliar dari pusat. Lapangan? Cuma tambal sulam lubang sementara, pembangunan besar baru awal 2026. Jalan rusak terus picu laka lantas, warga korban.
Pemda, jangan tunggu viral lagi atau longsor fatal Eksekusi sekarang biar rakyat aman dan ekonomi jalan. Kekuatan sosmed bukti nyata mari tekan agar 2026 nggak molor
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































