Visesa Ubud Resort dengan bangga mengumumkan pencapaiannya sebagai Indonesia Leading Sustainable Resort dalam ajang Indonesia Travel & Tourism Awards (ITTA) 2025 ke-16 yang diselenggarakan di Jakarta pada 16 Desember 2025.
Penghargaan prestisius tersebut diterima langsung oleh Nanang Supriadi, General Manager di Visesa Ubud Resort, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen berkelanjutan resort dalam menerapkan praktik pariwisata sustainable yang bertanggung jawab, selaras dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Pengakuan ini menegaskan pendekatan holistik Visesa Ubud Resort terhadap keberlanjutan, yang berakar kuat pada nilai-nilai budaya Bali. Mulai dari desain arsitektur ramah lingkungan, pemanfaatan material lokal, hingga program pelestarian budaya dan keterlibatan aktif dengan komunitas sekitar, Visesa Ubud Resort menghadirkan pengalaman menginap mewah yang tetap menghormati alam dan tradisi.
“Penghargaan ini merupakan hasil dedikasi seluruh tim Visesa Ubud Resort,” ujar Nanang Supriadi. “Bagi kami, sustainable bukan sekadar program, melainkan bagian dari filosofi hidup. Kami merasa terhormat dapat berkontribusi dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan Indonesia sekaligus menghadirkan pengalaman autentik bagi para tamu.”

Indonesia Travel & Tourism Awards merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada pelaku industri pariwisata dan perhotelan atas kontribusi serta inovasi mereka dalam meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Dengan pencapaian ini, Visesa Ubud Resort semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan yang mencari pengalaman luxury yang berkelanjutan di jantung Ubud, Bali.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































