Desa Banjarsari merupakan suatu desa yang terletak di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung yang dikenal sebagai salah satu desa yang kaya akan potensi alam. udara yang sejuk, tanah yang subur, hamparan sawah dan hamparan kebun kopi menjadi pemandangan khas yang menyejukkan mata. Mayoritas penduduknya adalah petani kopi, yang setiap musim panen membawa harum khas biji kopi. Namun, selain kopi, desa ini juga memiliki kekayaan lain berupa hasil kebun seperti pisang yang melimpah dan selama ini belum diolah secara maksimal.
Melihat peluang tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GIAT 12 Universitas Negeri Semarang hadir dengan program kerja “Workshop Inovasi Keripik Pisang dengan Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan Sosialisasi Terkait Branding Kemasan” dengan dosen pembimbing lapangan Ibu Pudji Astuti, S.Pd., M.Pd.. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal diversifikasi usaha warga, khususnya ibu-ibu PKK agar tidak hanya bergantung pada penjualan kopi mentah.
Workshop ini diikuti dengan antusias oleh ibu – ibu PKK Desa Banjarsari. Dengan semangat belajar yang tinggi, mereka diajak mempraktekkan langsung cara mengolah pisang menjadi keripik yang bercita rasa khas, seperti keripik pisang rasa coklat, tiramisu dan matcha. Selain itu ibu-ibu PKK juga diajari bagaimana cara membuat glaze sederhana mudah dirumah. Pada workshop inovasi pengolahan keripik pisang ini dipandu oleh Junita Eki Prastiwi, mahasiswa Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Semarang.
Selain itu poin penting dalam workshop ini adalah pengenalan dan praktik menghitung Harga Pokok Produksi (HPP). Materi ini dibawakan oleh salah satu mahasiswa KKN GIAT 12 Universitas Negeri Semarang yang bernama Alinda Dewi mahasiswa program studi akuntansi. Materi ini membantu peserta memahami bagaimana harga jual yang tepat, dengan memperhatikan biaya bahan baku, seperti minyak goreng, kemasan, tenaga kerja, hingga biaya tambahan seperti gas dan listrik. Pelatihan ini menggunakan Excel dan juga menggunakan metode hitung manual, sehingga semua peserta baik yang terbiasa dengan komputer maupun tidak menggunakan komputer dapat memahaminya. Selain itu, kita juga memberikan kesempatan kepada peserta jika ingin di hitungkan Harga Pokok Produksi (HPP) usaha yang akan dijalankan oleh peserta.
Selain produksi dan perhitungan harga, peserta mendapatkan materi branding dan desain kemasan. Materi ini dijelaskan oleh Rifqi Bayu Apriyo salah satu mahasiswa KKN GIAT 12 dari Program Studi Ekonomi Pembangunan. Pemateri menjelaskan bahwa kemasan bukan sekadar pembungkus, tetapi juga wajah produk yang mampu menarik perhatian pembeli. Desain kemasan dirancang menonjolkan identitas Desa Banjarsari, lengkap dengan label komposisi, informasi gizi, tanggal kadaluarsa, dan kontak produsen. Dengan kemasan yang menarik dan profesional, peluang menembus pasar oleh-oleh maupun penjualan online semakin besar. Hal ini memberi nilai tambah dan keunikan di mata konsumen.
Melalui workshop ini, warga terutama ibu-ibu PKK mendapat bekal keterampilan baru yang dapat langsung diaplikasikan. Dengan kombinasi rasa yang lezat, perhitungan harga yang tepat, dan kemasan yang memikat, keripik pisang Banjarsari berpotensi menjadi produk unggulan desa yang bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Inovasi ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi lahirnya usaha-usaha kreatif lainnya di Desa Banjarsari, sehingga ekonomi desa tidak hanya bertumpu pada kopi, tetapi juga produk olahan lain yang lahir dari kreativitas warganya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































