Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Indonesia merupakan bidang studi yang bersifat terpadu, mensintesiskan konsep-konsep dari berbagai ilmu sosial seperti sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, dan antropologi. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran yang mempelajari interaksi manusia dengan lingkungan sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Dalam kurikulum Pendidikan di Indonesia IPS memiliki peran penting untuk membekali siswa dengan pemahaman tentang masyarakat dan dunia sekitar, serta membentuk siswa menjadi warga negara yang aktif, bertanggung jawab, dan memiliki keterampilan sosial yang baik di tengah masyarakat yang dinamis. Konsep dasar IPS yang meliputi pemahaman tentang masyarakat ekonomi, politik, dan budaya harus diimplementasikan dalam pembelajaran yang efektif. Memilih materi IPS yang tepat sangat krusial karena konsep ini menjadi pondasi bagi pembelajaran yang efektif.
Pemilihan konsep dasar yang relevan berfokus pada isu-isu kontemporer yang dihadapi siswa dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menghafal fakta dan peristiwa. Pendekatan ini krusial untuk menjembatani pengetahuan teoritis dengan realita sosial sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan fungsional. Pemilihan konsep dasar yang di anggap penting diantaranya sebagai berikut:
Interaksi sosial dan keberagaman memahami bagaimana individu dan kelompok berinteraksi, serta menghargai keberagaman budaya, ras, dan agama di Indonesia. Perubahan sosial dan globalisasi mengkaji dampak positif dan negatif dari perubahahan cepat dalam masyarakat dan pengaruh globalisasi terhadap kearifan lokal. Ekonomi dan kesejahteraan memahami konsep dasar ekonomi seperti produksi, distribusi, dan isu kemiskinan atau ketimpangan pendapat lokal. Lingkungan dan keberlanjutan menghubungkan geografi dengan masalah lingkungan seperti pengelolaan sampah, bencana alam, dan pentingnya Pembangunan berkelanjutan.
Alasan pemilihan konsep ini adalah relevansinya dengan tantangan global saat ini seperti perubuhan iklim, urganisasi, dan globalisasi. Konsep ini mendorong pemahaman interdispliner, di mana siswa tidak hanya belajar fakta tetapi juga keterampilan berpikir kritis dan empati sosial.
Implementasi dalam pembelajaran merupakan proses pelaksanaan, penerapan, atau tindakan praktis dari sebuah rencana atau kebijakan pembelajaran yang telah disusun untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Implementasi dalam pembelajaran mencakup kegiatan guru dan siswa di dalam kelas seperti penggunaan metode, media, dan interaksi yang bertujuan untuk menciptakan pengalaman belajar yang efektif dan menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan, serta sikap pada siswa.
Implementasi konsep-konsep ini dalam pembelajaran memerlukan perubahan paradigma dari metode ceramah konvensional menuju metode yang lebih inovatif dan melibatkan siswa secara optimal.
Implementasi konsep dasar IPS dalam pembelajaran dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti:
Pertama, Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) guru dapat mengajukan studi kasus nyata misalnya, “ Bagaimana cara terbaik mengelola sampah di lingkungan sekolah kita ?” siswa dibagi menjadi kelompok- kelompok untuk menganalisis masalah, mengumpulakan data, dan mengusulkan Solusi yang melibatkan interaksi sosial.
Kedua, menggunakan media interaktif memanfaatkan media visual serta kunjungan lapangan atau wawancara dengan tokoh Masyarakat.
Ketiga, proyek kolaboratif penilaian tidak hanya melalui teks objektif tetapi juga melalui proyek nyata.
Dengan demikian, konsep dasar IPS dapat di implementasikan dalam pembelajaran yang efektif dapat membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal dan menjadi warga negara yang sadar sosial dan lingkungan serta bertanggung jawab.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































