Kelompok 38 Pendidikan Berkualitas mahasiswa Universitas Sumatera Utara, melalui Proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK), melaksanakan sosialisasi mengenai pentingnya literasi dan numerasi di SMPS GKPI Padang Bulan, Medan. Pemilihan topik ini didasarkan pada keprihatinan terhadap rendahnya minat baca, lemahnya kemampuan berpikir kritis, serta kurangnya penerapan numerasi dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan peserta didik tingkat SMP. Kegiatan ini diikuti oleh 24 siswa kelas 8 yang menjadi objek atau sasaran utama dari sosialisasi yang dilaksanakan.
Sosialisasi ini dilaksanakan melalui penyampaian materi mengenai literasi dan numerasi yang disajikan secara interaktif kepada para siswa. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan pentingnya kedua kemampuan dasar ini serta memaparkan fakta mengenai masih rendahnya minat baca di masyarakat sebagai isu yang perlu mendapat perhatian. Selain itu, siswa juga ditunjukkan bagaimana literasi dan numerasi berperan penting dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, terutama di era digital yang dipenuhi arus informasi cepat dan beragam.
Tidak hanya sebatas sosialisasi, Kelompok 38 juga melakukan inovasi melalui pengembangan perpustakaan digital. Mahasiswa mengidentifikasi bahwa rendahnya minat baca disebabkan oleh kesulitan dalam mengakses buku-buku yang menarik dan bermanfaat secara mudah. Selain itu, keterbatasan dana untuk membeli buku literasi juga menjadi kendala. Sebagai solusi, Kelompok 38 melakukan inovasi, yaitu sebuah platform yang menyediakan koleksi buku elektronik yang dapat diakses oleh peserta didik secara gratis. Dalam rangka mewujudkan solusi ini secara kreatif, akses ke platform tersebut diberikan melalui QR code, karena metode ini sederhana, praktis, dan dapat diakses kapan pun serta di mana pun.
Ketua Kelompok 38, Daffa Naufaldi, berharap materi yang disampaikan dan inovasi perpustakaan digital yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya literasi dan numerasi. Ia menilai kemudahan akses materi belajar secara digital dapat mendorong siswa lebih aktif membaca dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis
Menurut salah satu siswa, materi yang diberikan membuka pemahaman baru baginya. “Materi yang disampaikan sangat bermakna karena membuat saya memahami dengan jelas apa itu numerasi dan literasi, dua konsep penting yang sebelumnya sama sekali tidak saya pahami,” katanya.
Kepala Sekolah SMPS GKPI Padang Bulan juga turut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi dan pengembangan perpustakaan digital yang dilakukan oleh Kelompok 38. Ia mengucapkan terima kasih karena program ini dinilai memberikan dampak positif bagi siswa, khususnya dalam meningkatkan pemahaman tentang literasi dan numerasi.
Melalui pelaksanaan proyek Pendidikan Berkualitas 38 di SMP Swasta GKPI Padang Bulan Medan diharapkan memberikant dampak jangka panjang dapat yg dirasakan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah dan siswa. Siswa diharapkan semakin terbiasa dengan budaya literasi digital, mampu memanfaatkan teknologi secara positif, serta memiliki pola pikir yang lebih kritis dan mandiri dalam proses belajar. Dengan demikian, proyek ini menjadi wujud kontribusi nyata USU dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas serta pembangunan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan global.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































