Penelitian kami berfokus terhadap kajian mengenai penyediaan barang/item yang tersedia di alfamart dengan kebutuhan dan minat pelanggan, serta bagaimana pengelolaan barang dan item secara efektif, jenis barang apa saja yang biasanya diminati oleh konsumen, dan teknik promosi yang biasa dilakukan dalam upaya menarik minat konsumen terhadap produk yang disediakan.
Dalam hal mengkomunikasikan dan menyampaikan nilai kepada konsumen sebagai upaya promosi dan pengenalan produk, narasumber mengatakan bahwa strategi pemasaran atau promosi dilakukan dengan pembagian brosur lipat kepada konsumen secara langsung. Brosur yang di berikan berisi penawaran mengenai berbagai item dan barang pada bulan itu, pembagian brosur lipat dilakukan sebanyak dua minggu sekali dalam sebulan. Selain bertujuan untuk promosi, brosur lipat yang dibagikan juga berfungsi sebagai alat informasi, karena selain tertera penawaran barang dan item yang disediakan, terdapat pula harga yang ditawarkan oleh pihak pemasaran.
Perilaku konsumen merupakan aktivitas individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan menggunakan barang atau jasa, serta terlibat dalam proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan tersebut.
Kenaikan dan penurunan minat konsumen merupakan hal yang sudah biasa terjadi, narasumber menyatakan bahwa kenaikan dan penurunan minat pembeli dan jumlah pembelian di Alfamart Majasem seringkali terjadi kenaikan di akhir bulan, dan pada pertengahan bulan nya seringkali mengalami penurunan pembelian dan minat konsumen.
Kenaikan harga yang terjadi dalam proses pemasaran tentunya dilatarbelakangi oleh berbagai faktor, hal tersebut seringkali bertentangan dengan keinginan pelanggan mengingat kondisi ekonomi perseorangan nya berbeda-beda.
Beberapa faktor yang melatarbelakangi adanya kenaikan harga diantaranya: Bahan baku produksi dan sumber pasokan. Kedua hal tersebut seringkali menjadi faktor yang melatarbelakangi adanya kenaikan harga.
Dalam merespons hal tersebut narasumber mengatakan bahwa komunikasi adalah hal utama yang perlu dilakukan terhadap konsumen demi menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan. Selain itu, kenaikan harga yang berlaku juga dapat diantisipasi dengan strategi paket bundling demi menjaga konsistensi minat konsumen.
Stok barang merupakan hal yang paling penting dalam sistem pembaruan produk yang dilakukan lembaga pemasaran. Barang yang paling cepat kosong merupakan barang yang diminati oleh banyak konsumen. Berdasarkan pernyataan narasumber, pola pembaruan stok barang yang dilakukan oleh pihak swalayan Alfamart Majasem dilakukan dalam frekuensi yang sering, “Stok barang itu diperbarui setiap hari dan selalu update gitu.” Ucap Wisnu.
Kebanyakan stok barang yang sering mengalami pembaruan adalah stok barang sembako seperti beras dan minyak, “Yang sering diminati oleh konsumen itu bahan sembako kayak beras dan minyak.” Ucap Wisnu. Tak heran, sembako merupakan pasokan kebutuhan rumah tangga yang banyak di cari karena peran sembako sebagai kebutuhan pokok.
Pengelolaan stok inventaris merupakan hal yang sangat penting dalam kegiatan distribusi, hal ini berkenaan dengan pengelolaan barang dan penyajian nya terhadap konsumen. Berdasarkan keterangan Wisnu, pegawai Alfamart Masajem melakukan pengelolaan SO (Stock Opname) Parsial setiap hari dalam upaya pemeriksaan restock barang setiap harinya. SO Parsial berarti melakukan pemeriksaan terhadap sebagian barang yang sifatnya terjadwal. Sebagai contoh, pemeriksaan terjadwal hari ini berfokus pada pemeriksaan barang sembako. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemenuhan terhadap barang berdaya jual tinggi.

Menurut kami, aktivitas distribusi yang berlangsung di Alfamart Majasem dapat dikatakan telah berjalan dengan baik dan kondusif. Hal ini tercermin dari kemampuan manajemen toko dalam melakukan penyesuaian stok barang secara tepat serta pengelolaan inventaris yang terbilang mumpuni. Upaya tersebut menunjukkan bahwa pihak Alfamart Majasem memiliki sistem yang terstruktur dalam memastikan ketersediaan produk, sehingga kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi secara konsisten. Selain itu, terlihat adanya komitmen untuk memprioritaskan kepuasan konsumen dengan menyediakan berbagai bentuk antisipasi terhadap dinamika pasar, khususnya ketika terjadi ketidaksesuaian antara kenaikan harga dengan preferensi belanja masyarakat.
Namun demikian, di tengah keberhasilan tersebut, masih terdapat ruang pengembangan yang dapat dimaksimalkan. Salah satu potensi yang patut diperhatikan adalah diversifikasi produk, khususnya pada sektor makanan cepat saji. Alfamart Majasem dapat mempertimbangkan untuk menghadirkan layanan penjualan makanan instan yang dapat langsung dikonsumsi di tempat, seperti sosis siap makan, mie instan yang dapat diseduh secara praktis, kopi instan, serta berbagai jenis makanan cepat saji lainnya. Kehadiran produk-produk tersebut sejalan dengan tren konsumsi masyarakat modern yang cenderung mengutamakan kecepatan, kepraktisan, dan kenyamanan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Jika strategi ini dijalankan secara konsisten, maka bukan hanya akan menambah variasi pilihan bagi konsumen, tetapi juga berpotensi meningkatkan intensitas kegiatan distribusi di Alfamart Majasem. Dengan adanya fasilitas makanan cepat saji, toko tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja kebutuhan pokok, tetapi juga dapat menjadi alternatif destinasi singkat bagi masyarakat yang membutuhkan solusi konsumsi instan. Hal ini tentu akan memperkuat posisi Alfamart Majasem sebagai ritel yang adaptif terhadap perubahan gaya hidup konsumen sekaligus mampu menciptakan nilai tambah dalam pengalaman berbelanja
Kelompok 3
Alya, Hani Fitri Yani, Ahmad Asro Abkari, Naufa Ulfiyah, Wafa Lathifah Ilmiyah.
Dosen Pengampu : Hj. Yeti Nurizzati, M.Si
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































