SUKOREJO – Slogan “Santri Mandiri, Santri Juara” bukan sekadar untaian kata di Pondok Pesantren Darul Falah. Slogan ini adalah napas yang diwujudkan nyata oleh para alumninya. Salah satu bukti konkretnya adalah sosok Ahmad Madani, seorang alumnus pesantren yang kini sukses menapaki panggung profesional sebagai pakar pemasaran dan praktisi penjualan tingkat nasional.
Dalam seminar bertajuk “Santri Mandiri Santri Juara: Dari Panggung Pesantren ke Panggung Kehidupan”, Ahmad Madani berbagi kisah inspiratif tentang bagaimana nilai-nilai kepesantrenan menjadi modal utama dalam menaklukkan dunia industri yang kompetitif.
Karier Ahmad Madani menjadi bukti bahwa kurikulum pesantren mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif. Saat ini, beliau dikenal luas sebagai narasumber dan guru tamu yang malang melintang di berbagai institusi, mulai dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Perguruan Tinggi, hingga sektor korporasi besar.

Namun, pencapaian yang paling membanggakan adalah kepercayaan negara kepada beliau. Sejak tahun 2019 hingga sekarang, Ahmad Madani dipercaya menjadi Juri Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Lomba Pemasaran Tingkat Nasional. Sebagai informasi, LKS adalah ajang kompetisi paling bergengsi bagi siswa vokasi yang diselenggarakan oleh Kemdikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Membawa Karakter Santri ke Dunia Kerja
Dalam pemaparannya, Ahmad Madani menekankan bahwa kesuksesannya sebagai juri nasional dan pakar pemasaran tidak lepas dari tiga pilar yang ia dapatkan selama di pesantren:
1. Kemampuan Komunikasi (Public Speaking): Pondok melatih santri untuk berani bicara di depan publik, sebuah skill krusial dalam dunia penjualan (sales).
2. Disiplin Tinggi: Etos kerja di dunia korporasi adalah cerminan dari disiplin bangun sebelum subuh yang sudah menjadi makanan harian santri.
3. Integritas (Amanah): Di dunia pemasaran, kepercayaan adalah mata uang tertinggi. Nilai kejujuran santri adalah daya tarik utama bagi perusahaan.
“Pesantren mengajarkan kita cara belajar, bukan hanya apa yang dipelajari. Dengan mentalitas santri, kita bisa mempelajari ilmu pemasaran digital atau strategi bisnis apa pun dengan cepat dan beretika,” ujar Ahmad Madani.
Inspirasi bagi Santri Gen Z
Kehadiran sosok seperti Ahmad Madani di lingkungan Darul Falah memberikan perspektif baru bagi para santri masa kini. Bahwa jalan kesuksesan setelah lulus tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi terbuka lebar di sektor strategis ekonomi dan bisnis.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah senantiasa mendorong para alumni untuk terus berkontribusi bagi bangsa. Sosok Ahmad Madani adalah representasi nyata dari visi Darul Falah: mencetak generasi yang mahir membaca kitab, namun juga ahli dalam membaca peluang masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































