Palembang – Di tengah derasnya arus digitalisasi yang merambah hingga ke anak-anak sekolah dasar, mahasiswa KKN Rekognisi 84 UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 204 hadir dengan misi penting: menanamkan kembali nilai kesantunan dan sikap berbakti kepada orang yang lebih tua.
Kegiatan sosialisasi ini dilakukan di teras posko dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak anak-anak bermain peran, berdiskusi, dan menonton video edukatif tentang pentingnya menghormati orang tua, guru, serta sesama teman.
“Kami ingin anak-anak zaman sekarang tetap tumbuh dengan nilai santun. Teknologi boleh maju, tapi sikap hormat kepada orang tua dan guru ataupun kepada orang yang lebih tua harus tetap nomor satu,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Program ini menekankan bahwa kesantunan bukan sekadar formalitas, melainkan pondasi karakter yang harus ditanamkan sejak dini. Anak-anak diajak memahami bahwa berbakti kepada orang tua dan menghormati orang yang lebih tua adalah bagian dari ajaran agama sekaligus budaya bangsa. Melalui simulasi sederhana, seperti cara menyapa guru dengan sopan, membantu orang tua di rumah, atau berbicara dengan bahasa yang baik, mahasiswa berusaha menanamkan kebiasaan positif yang bisa diterapkan sehari-hari.
Respon anak-anak terlihat antusias. Mereka senang mengikuti permainan edukatif dan bersemangat menceritakan pengalaman membantu orang tua di rumah. Masyarakat pun menyambut baik kegiatan ini karena mendukung pembentukan karakter anak di luar pelajaran akademik.
“Anak-anak sekarang memang pintar dengan teknologi, tapi kami juga ingin mereka tetap punya sikap santun. Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu,” ungkap warga sekitar
Kegiatan ini menjadi bagian dari misi besar KKN Rekognisi 84: membangun masyarakat yang tidak hanya melek digital, tetapi juga berkarakter kuat. Kelompok 204 menekankan bahwa pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan perkembangan zaman. Dengan sosialisasi ini, mahasiswa berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus santun, menjaga nilai-nilai luhur di tengah derasnya arus globalisasi.
“Kami percaya bahwa membentuk generasi santun adalah investasi jangka panjang. Anak-anak yang berkarakter baik akan menjadi pondasi kuat bagi bangsa,” tambah mahasiswa lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak SD dapat memahami pentingnya bersikap sopan, menghormati orang yang lebih tua, serta membiasakan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari. Semoga materi yang diberikan dapat menjadi bekal positif bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang santun, berakhlak baik, dan peduli terhadap sesama. Ke depannya, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar pembentukan karakter anak dapat dilakukan sejak dini secara berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































