Yogyakarta — MAN 1 Yogyakarta menerima kunjungan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dalam rangka pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Agama Tahun 2025, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian audit yang dilaksanakan pada Kementerian Agama dan instansi terkait lainnya.
Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd bersama Ketua Komite Hazwan Iskandar Jaya, S.P, Med, CMT, ASEAN dan jajaran madrasah menyambut langsung kedatangan tim BPK di lingkungan madrasah. Kehadiran auditor negara tersebut menandai komitmen bersama dalam memastikan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan audit telah diawali dengan rapat koordinasi secara daring pada 31 Maret 2026 yang diikuti oleh seluruh satuan kerja Kementerian Agama di Daerah Istimewa Yogyakarta. Rapat tersebut menjadi forum penyamaan persepsi sekaligus penguatan kesiapan teknis menghadapi proses pemeriksaan.
Tim BPK yang hadir dalam kegiatan ini terdiri atas Pengendali Teknis 2 Cahyadi Anjar Nugroho, Ketua Tim 3 Benny Kurniawan, Ketua Sub Tim 3.1 Rustriningtyas, serta anggota tim Candra Auromiqo, Irawati Indra Iswari, dan Azza Nadia Mustika. Turut hadir pula tim dari Kanwil Kementerian Agama DIY yang meliputi bidang keuangan, Barang Milik Negara (BMN) di bawah koordinasi Saniyyatuz Zulfa. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Sub Koordinator Kurikulum dan Kesiswaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Hj. Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum.

Pelaksanaan audit tidak hanya dimaknai sebagai proses pemeriksaan administratif, melainkan juga sebagai ruang evaluasi dan pembelajaran bagi satuan kerja. Bagi MAN 1 Yogyakarta, momentum ini menjadi kesempatan strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola, khususnya pada aspek pengelolaan keuangan dan akuntabilitas kinerja.
Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto menegaskan bahwa madrasah menyambut baik pelaksanaan audit sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya dalam pengelolaan keuangan. Arahan dari tim BPK tentu akan menjadi penguat bagi kami dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas kinerja madrasah secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh civitas madrasah diharapkan dapat menjadikan proses audit ini sebagai pijakan untuk memperkuat budaya kerja yang profesional dan berintegritas.
Dengan adanya pendampingan dan evaluasi dari BPK, MAN 1 Yogyakarta optimistis dapat terus meningkatkan standar pengelolaan keuangan yang selaras dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), sekaligus mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah. (dee)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

























































