Pendahuluan
Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai kepulauan, diantara kepulauan tersebut saling terhubung dengan listik dan internet. Dua insfrastruktur ini merupakan aspek pendukung untuk kebutuhan pokok di era modern. Sebagai mahasiswa Teknik Elektronika, saya melihat bagaimana dua hal ini saling berkaitan: tidak ada internet tanpa listrik, dan tidak ada kemajuan digital tanpa keduanya merata sampai ke pelosok negeri.
Kondisi Nyata di Lapangan
Pada beberapa artikel yang tersebar, Indonesia sudah mengalami kemajuan yang cukup signifikan pada kelistrikan dengan rasio Elektrifikasi Nasional mencapai 99,83%, dan sebanyak 83.693 desa atau 99,92% desa di seluruh Indonesia telah berlistrik PLN. Ini pencapaian luar biasa untuk negara kepulauan sebesar Indonesia.
Internet memiliki peningkatan yang cukup pesat juga, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2024 mencapai lebih dari 221 juta jiwa, dengan tingkat penetrasi mencapai 79,5%. GoodStats
Dibalik peningkatan pesat tersebut, masih masih ada beberapa tempat yang belum memiliki akses tersbut. Menurut data Kementerian ESDM hingga November 2024, masih ada sekitar 86 desa yang belum memiliki akses listrik, sebagian besar terkonsentrasi di wilayah Papua pada IESR. Begitu pula dengan internet berdasarkan survei APJII, persebaran internet di Pulau Jawa sudah mencapai 90 persen, sementara di wilayah Maluku, Papua, dan Sulawesi masih berada di bawah 70 persen. GovInsider

Mengapa Ini Penting untuk Masa Depan?
Berangkat dari perspektif seorang mahasiswa Teknik Elektronika mengungkapkan bahwa listrik adalah pondasi dari segala sistem elektronik, mulai dari komponen yang sangat sederhana seperti senter hingga infrastruktur jaringan telekomunikasi yang dapat menjangkau secara luas, jadi tanpa listrik yang stabil dan merata, mustahil membangun jaringan internet yang baik.
Jika di lebih jauh lagi, dampaknya pada kehidupan nyata sangat terasa. Di desa-desa yang baru mendapatkan pasokan listrik yang stabil, manfaatnya langsung dirasakan: anak-anak bisa belajar hingga malam hari, produktivitas warga meningkat, dan akses terhadap pendidikan serta peluang ekonomi pun terbuka. Hal tersebut akan lebih meningkat lagi ketika adanya akses internet yang memadai, anak-anak dapat mencari referensi lebih jauh lagi, diluar buku bacaan, mereka bisa mencari E-Book atau bahkan berbagai Jurnal Internasional.

Relevansi dengan Nilai Pancasila
Pada bahasan ini sangat berkaitan dengan keterikatan pada Pancasila, khusunya pada sila ke-5 yang berbunyi Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Nilai ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang beragam secara geografis, memiliki berbagai pulau. Jika pada pulau Jawa kebayakan tempat sudah bisa menikmati internet cepat dan listrik 24 jam, sementara saudara kita di Papua masih kegelapan, di mana letak keadilan tersebut?
Kesimpulan
Listrik dan internet bukan sebuah kemewahan, keduanya adalah hak dasar yang seharusnya bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Pemerataan keduanya adalah kunci membuka pintu kesempatan yang sama bagi semua anak bangsa, sesuai semangat Pancasila sila ke-5. Semua rakyat berhak mendapatkan fasilitas yang sesuai dengan yang lainnya, hal ini adalah kewajiban bagi pemerintah untuk terus menerus melalukan peningkatan pada daerah terpencil sekalipun, agar Indonesia memilik peluang dan regenerasi yang sama kepada seluruh anak bangsa, untuk dapat meningkatkan kemampuan SDM Indonesai.
Daftar Referensi
APJII (2024). Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. https://apjii.or.id
Goodstats.id (2024, Oktober 25). Peluang Pemerataan Akses Internet di Indonesia Tahun 2024. https://data.goodstats.id/statistic/peluang-pemerataan-akses-internet-di-indonesia-tahun-2024-YrQCt
Goodstats.id (2024, Oktober 27). Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi dan Informasi Dongkrak Jumlah Pengguna Internet Indonesia. https://data.goodstats.id/statistic/pembangunan-infrastruktur-telekomunikasi-dan-informasi-dongkrak-jumlah-pengguna-internet-indonesia-ay1Ju
Govinsider Asia (2024, Agustus 21). Mengatasi Tantangan Pemerataan Akses dan Kecepatan Internet di Indonesia. https://govinsider.asia/indo-en/article/mengatasi-tantangan-pemerataan-akses-dan-kecepatan-internet-di-indonesia
PLN (2025, Januari 15). Pemerintah dan PLN Berhasil Listriki 99,92 Persen Desa di Seluruh Indonesia. https://web.pln.co.id/cms/media/siaran-pers/2025/01/wujud-negara-hadir
IESR (2024, November 22). Transisi Energi Listrik dalam Mendukung Swasembada Energi Khususnya di Daerah Pedesaan. https://iesr.or.id/transisi-energi-listrik-dalam-mendukung-swasembada-energi-khususnya-di-daerah-pedesaan
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


























































