Bantul (MTs Negeri 6 Bantul) — Pelatihan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning yang diselenggarakan MTs Negeri 6 Bantul pada 14–15 November 2025 di Wisma Sargede menghadirkan momen kolaboratif yang kuat antara Tim Tata Usaha dan Tim Perpustakaan. Kedua unit ini tampil kompak dalam menyelesaikan tugas kelompok yang diberikan selama sesi pelatihan, menunjukkan sinergi yang menjadi teladan dalam mewujudkan ekosistem madrasah yang harmonis dan saling mendukung.
Dalam pelatihan yang dipandu oleh Muhammad Miftahul Falah, peserta dari unsur Tata Usaha dan Perpustakaan diberikan tugas untuk merumuskan strategi layanan madrasah yang selaras dengan nilai-nilai kurikulum berbasis cinta. Nilai cinta yang dimaksud tidak hanya diterapkan dalam konteks pembelajaran di kelas, tetapi juga diwujudkan dalam layanan administrasi, pengelolaan informasi, hingga interaksi antarsesama warga madrasah.
Tim Tata Usaha mengedepankan konsep layanan ramah, cepat, dan empatik, sedangkan Tim Perpustakaan menekankan pentingnya literasi cinta, pengelolaan ruang baca yang nyaman, serta penguatan akses informasi yang mendukung deep learning. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum tidak hanya menjadi tugas guru, tetapi juga seluruh komponen madrasah yang berperan membangun school environment yang kondusif. Selama pelatihan, peserta diajak memahami bahwa deep learning tidak terbatas pada proses akademik, tetapi juga mencakup kedalaman berpikir dalam memberikan layanan dan menciptakan hubungan harmonis di lingkungan kerja. Tim Tata Usaha dan Perpustakaan menjadi contoh nyata bagaimana nilai cinta dapat diterapkan dalam aktivitas administratif dan pengelolaan literasi.
Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Sugiyono, memberikan apresiasi atas kekompakan kedua tim dan berharap kolaborasi ini dapat menjadi model kerja lintas unit lainnya di madrasah. Penerapan hasil tugas kelompok tersebut diharapkan akan memperkuat kualitas layanan dan literasi di madrasah, sekaligus mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman, peduli, dan mendorong pemahaman mendalam. “Kurikulum berbasis cinta harus hidup di semua lini. Ketika Tata Usaha dan Perpustakaan bisa bersinergi, itulah tanda bahwa madrasah sedang bergerak maju dengan kultur yang sehat,” ujar Sugiyono. (lay/put)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































