Bantul (MTsN 6 Bantul) – MTs Negeri 6 Bantul kembali menghadirkan pengalaman belajar yang penuh makna melalui kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA) dengan tema Kearifan Lokal. Pada sesi kali ini, siswa kelas 7 mengikuti tahapan lanjutan membatik menggunakan teknik penorehan kuas pada kain batik.
Kegiatan yang berlangsung di area keterampilan tersebut dipandu langsung oleh Heisma Arya Demokrawati selaku Koordinator P5RA Kearifan Lokal. Ia tampak membersamai siswa-siswi dengan penuh semangat, memberikan arahan teknis sekaligus memastikan setiap peserta mampu menggoreskan kreativitasnya secara optimal. “Saya bangga dan senang melihat antusiasme anak-anak. Walaupun prosesnya cukup melelahkan, mereka tetap bersemangat menyelesaikan karya batiknya masing-masing,” tutur Heisma yang terus memberikan dukungan sepanjang kegiatan.
Proses membatik dengan kuas ini menjadi pengalaman baru bagi banyak siswa. Mereka belajar mengenal pola, memadukan warna, serta menjaga konsistensi goresan agar motif tetap rapi dan indah. Suasana tampak penuh keceriaan ketika para siswa saling menunjukkan hasil torehan kuas mereka yang unik dan penuh karakter.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 6 Bantul berharap siswa mampu mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Nusantara, khususnya seni membatik. P5RA kembali menjadi ruang bagi siswa untuk berekspresi, belajar nilai-nilai kearifan lokal, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa. (had/vha)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”

















































![aisah nur Safitri adalah gadis cilik SMP yang berprestasi dalam bidang seni tari 49 jakarta, Gadis cilik Aisah Nur Safitri, siswa [Nama Sekolah], berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Tari Tingkat Kota yang diadakan di bidang seni tari. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai sekolah di kota. Dengan penampilan yang memukau, Aisah Nur Safitri berhasil memikat hati juri dan penonton. Ia menampilkan tarian yang sangat ekspresif dan penuh energi, sehingga membuatnya menjadi salah satu peserta yang paling menonjol dalam kompetisi ini. " Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi Juara Harapan 1 dalam kompetisi ini," kata Aisah Nur Safitri. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan keluarga saya yang telah mendukung saya sepanjang proses latihan." Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan bakat mereka dan mencapai prestasi yang lebih tinggi](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20251109-WA0213-120x86.jpg)
























