Jakarta, 06 Februari 2026 – Penyanyi sekaligus pencipta lagu Aan Doang akhirnya mengungkap alasan di balik pemilihan judul album perdananya, Kisah Tanpa Jeda. Album ini menjadi debut resmi Aan Doang di industri musik Indonesia dan disebut sebagai karya paling personal yang pernah ia ciptakan.
Album Kisah Tanpa Jeda berisi sembilan lagu yang seluruhnya ditulis oleh Aan Doang. Lagu-lagu tersebut antara lain Jauh Lebih Baik, Merindu Lagi, Setahun Lalu, Kenangan Manis, Bersama Selamanya, Maaf, Cinta Terakhir, Jejak Sang Waktu, dan Kamu Buatku Bahagia. Kesembilan lagu ini disusun sebagai satu rangkaian cerita yang saling terhubung.
Aan Doang menjelaskan bahwa judul Kisah Tanpa Jeda dipilih karena mencerminkan perjalanan hidup dan perasaan manusia yang terus berjalan tanpa pernah benar-benar berhenti. Menurutnya, cinta, rindu, dan kenangan tidak datang secara terpisah, melainkan mengalir tanpa jeda seiring berjalannya waktu.
“Setiap orang punya kisah yang terus berjalan. Kadang kita ingin berhenti, tapi waktu tidak pernah memberi jeda. Dari situ judul album ini lahir,” ujar Aan Doang.
Sebagai pencipta lagu, Aan Doang menuliskan setiap lirik berdasarkan pengalaman pribadi dan refleksi emosional yang ia alami dalam beberapa tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa tidak ada cerita fiktif dalam album ini, melainkan rangkuman perasaan yang pernah ia rasakan secara nyata.
Album ini mengangkat berbagai fase emosi, mulai dari kerinduan yang belum tersampaikan dalam Merindu Lagi, penyesalan yang tertuang dalam Maaf, hingga penerimaan dan kebahagiaan yang tergambar dalam Kamu Buatku Bahagia. Sementara lagu Jejak Sang Waktu dan Setahun Lalu menjadi refleksi tentang masa lalu dan proses pendewasaan.
Aan Doang juga menekankan bahwa Kisah Tanpa Jeda tidak dibuat sebagai kumpulan lagu lepas, melainkan sebagai satu kesatuan cerita. Pendengar diajak mengikuti perjalanan emosi dari awal hingga akhir album, layaknya membaca sebuah kisah hidup.
“Album ini saya susun seperti cerita. Setiap lagu punya perannya masing-masing, tapi semuanya saling terhubung,” katanya.
Melalui album perdananya ini, Aan Doang berharap pendengar dapat menemukan potongan cerita hidup mereka sendiri. Ia ingin lagu-lagu dalam Kisah Tanpa Jeda menjadi teman bagi mereka yang sedang melalui fase cinta, kehilangan, maupun proses menerima keadaan.
Album Kisah Tanpa Jeda dijadwalkan rilis secara digital dan dapat dinikmati melalui berbagai platform musik. Perilisan album ini sekaligus menandai langkah awal Aan Doang untuk memperkenalkan karakter musiknya ke publik yang lebih luas dan memperkuat posisinya sebagai musisi yang mengedepankan kejujuran emosi dalam berkarya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”














































![Akhirnya Terungkap, Alasan Aan Doang Menamai Albumnya “Kisah Tanpa Jeda” 46 {"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/02/Picsart_26-02-06_13-46-59-587-750x536.jpg)



![aisah nur Safitri adalah gadis cilik SMP yang berprestasi dalam bidang seni tari 49 jakarta, Gadis cilik Aisah Nur Safitri, siswa [Nama Sekolah], berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Tari Tingkat Kota yang diadakan di bidang seni tari. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai sekolah di kota. Dengan penampilan yang memukau, Aisah Nur Safitri berhasil memikat hati juri dan penonton. Ia menampilkan tarian yang sangat ekspresif dan penuh energi, sehingga membuatnya menjadi salah satu peserta yang paling menonjol dalam kompetisi ini. " Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi Juara Harapan 1 dalam kompetisi ini," kata Aisah Nur Safitri. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan keluarga saya yang telah mendukung saya sepanjang proses latihan." Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan bakat mereka dan mencapai prestasi yang lebih tinggi](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20251109-WA0213-120x86.jpg)























