Bengkulu — Petugas Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Bengkulu bersama tenaga kesehatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Bengkulu melaksanakan kegiatan Baper Hati (Sambang Perawat Kesehatan Narapidana) di Blok Narkoba Lapas Bengkulu, Rabu (04/02). Kegiatan ini menjadi bentuk pelayanan kesehatan proaktif sekaligus pendekatan humanis kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Program Baper Hati dilakukan dengan metode kunjungan langsung ke kamar hunian warga binaan, khususnya yang berada di Blok Narkoba. Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan melakukan pemantauan kondisi kesehatan, konsultasi medis ringan, edukasi pola hidup bersih dan sehat, serta deteksi dini terhadap keluhan fisik maupun psikologis yang dialami narapidana.
Kehadiran tim kesehatan disambut positif oleh warga binaan. Selain memeriksa kondisi kesehatan, para petugas juga membangun komunikasi interpersonal guna memberikan dukungan moral dan motivasi, terutama bagi WBP yang sedang menjalani masa pembinaan terkait kasus penyalahgunaan narkotika.
Petugas Klinik Pratama Lapas Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan layanan kesehatan di dalam lapas tetap berjalan optimal, merata, dan menyentuh langsung kebutuhan warga binaan. “Melalui Baper Hati, kami ingin memastikan tidak ada WBP yang luput dari perhatian kesehatan, sekaligus menumbuhkan rasa peduli dan kepercayaan antara petugas dan warga binaan,” ujar salah satu tenaga kesehatan di sela kegiatan.
Tenaga kesehatan dari Kanwil Ditjenpas Bengkulu turut memberikan penguatan terkait pentingnya pencegahan penyakit menular, pemeliharaan kebersihan kamar hunian, serta pengendalian stres selama menjalani masa pidana. Pendekatan persuasif ini dinilai penting dalam mendukung proses rehabilitasi, khususnya bagi warga binaan kasus narkotika yang membutuhkan perhatian fisik dan mental secara berkelanjutan.
Kegiatan Baper Hati menjadi bagian dari komitmen Lapas Bengkulu dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, kesehatan, dan kemanusiaan. Melalui sinergi antara petugas lapas dan tenaga kesehatan kanwil, diharapkan kualitas hidup warga binaan tetap terjaga serta mendukung proses pembinaan berjalan lebih optimal.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































