Kampale, 21 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Posko 115 Desa Kampale, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (SIDRAP), menghadirkan inovasi berbasis circular economy melalui pemanfaatan sampah plastik menjadi paving blok yang bernilai guna dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada pengelolaan sampah, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat dengan mengubah limbah plastik menjadi produk konstruksi yang bermanfaat.
Inovasi Lokal untuk Mengurangi Sampah Plastik
Program yang dilaksanakan di Desa Kampale ini melibatkan Mahasiswa KKN Unhas 115 sebagai inisiator dan fasilitator, serta warga desa sebagai peserta utama. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya sampah plastik terhadap lingkungan serta potensi pengolahannya menjadi produk yang lebih bernilai.
Inovasi ini lahir dari pengamatan tim KKN terhadap tingginya jumlah sampah plastik sekali pakai yang selama ini belum dikelola secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar.
Mengubah Limbah Plastik Menjadi Paving Blok Bernilai Guna
Melalui kegiatan ini, warga diberikan pemahaman tentang proses pengolahan sampah plastik menjadi paving blok, mulai dari pengumpulan dan pemilahan plastik, proses pencacahan, peleburan, hingga pencetakan paving blok.
Mahasiswa KKN Unhas 115 juga melakukan demonstrasi langsung kepada masyarakat mengenai teknik pembuatan paving blok dari limbah plastik yang memiliki daya tahan dan potensi digunakan untuk jalan lingkungan, halaman rumah, serta fasilitas umum desa.
Apresiasi dari Perwakilan Warga Desa Kampale
Salah satu warga Desa Kampale, Nanda Aris, menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang diperkenalkan oleh Mahasiswa KKN Unhas 115.
“Program paving blok dari sampah plastik ini sangat bagus karena bisa mengurangi sampah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat untuk desa,” ujar Nanda Aris.
Ia menilai bahwa program ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai solusi lingkungan sekaligus peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Mendorong Circular Economy dan Peluang Ekonomi Baru
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menerapkan konsep circular economy, di mana sampah tidak lagi dianggap sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi.
Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, program ini juga membuka peluang usaha berbasis daur ulang plastik yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Kampale.
Harapan ke Depan
Mahasiswa KKN Unhas 115 berharap inovasi paving blok dari sampah plastik ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Kampale, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan ramah lingkungan.
Program ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan edukasi semata, melainkan berkembang menjadi model pengelolaan sampah berbasis circular economy di tingkat desa.


Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































