Kegiatan penanaman apotek hidup tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KPM Mandiri Tematik Kebencanaan Kelompok 16 selama melaksanakan pengabdian di Desa Kuala Kereutou. Program ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan desa yang tersedia sekaligus memperkenalkan berbagai jenis tanaman obat herbal yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa menanam beberapa jenis tanaman apotek hidup seperti daun pandan, jahe, lengkuas, kecombrang, serta jeruk nipis dan jeruk lemon. Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena memiliki banyak manfaat sebagai tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain tanaman apotek hidup, para mahasiswa juga menanam beberapa tanaman sayuran seperti cabai hijau, singkong, dan pepaya.
Ketua KPM Kelompok 16, Safinatus Sufia, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman apotek hidup ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat yang mudah ditanam di sekitar rumah. “Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat lebih mengenal berbagai jenis tanaman obat herbal yang bermanfaat bagi kesehatan serta dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Ibu Geusyik Desa Kuala Kereutou yang turut mengapresiasi program yang dilakukan oleh mahasiswa KPM. Ia berharap tanaman apotek hidup yang telah ditanam dapat terus dijaga dan dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat desa.
“Apotek hidup ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di sini. InsyaAllah tanaman yang sudah ditanam ini akan kami jaga dan rawat bersama agar bisa dimanfaatkan oleh warga di Desa ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM berharap apotek hidup dan tanaman sayuran yang telah ditanam dapat terus dirawat dan dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Kuala Kereutou.
Ringkasan:
Sejumlah mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Tematik Kebencanaan Kelompok 16 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe memanfaatkan lahan desa untuk menanam berbagai tanaman herbal melalui program penanaman apotek hidup di Desa Kuala Kereutou, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa 24 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam memperkenalkan pemanfaatan tanaman obat keluarga kepada masyarakat di wilayah yang sempat terdampak banjir.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































